Berat Badan Naik? Mungkin Ada Kaitannya dengan Pola Tidur Anda - Kompas.com

Berat Badan Naik? Mungkin Ada Kaitannya dengan Pola Tidur Anda

Kompas.com - 14/10/2018, 20:30 WIB
Ilustrasi tidurvadimguzhva Ilustrasi tidur


KOMPAS.com - Kurang tidur dapat menyebabkan stres, kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, resistensi insulin, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular. Penelitian menunjukkan bahwa tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari adalah gaya hidup yang lebih sehat.

Sebuah penelitian baru di Duke University Medical Center di Durham, North Carolina, Amerika Serikat, telah menemukan bahwa manfaat tidur teratur tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk orang dewasa.

Para peneliti mempelajari pola tidur dari hampir 2.000 orang dewasa yang mengenakan alat pelacak tidur selama tujuh hari dan juga harus mengisi jurnal tidur.

Baca juga: Awas, Kurang Tidur Bikin IPK Turun

Hasilnya menunjukkan bahwa waktu tidur yang teratur membuat jantung dan metabolisme tetap sehat.

Orang-orang yang pergi tidur pada waktu yang tidak teratur lebih beresiko kelebihan berat badan, memiliki gula darah tinggi, dan tekanan darah tinggi. Mereka juga lebih mungkin mengalami serangan jantung atau stroke daripada yang memiliki pola tidur teratur.

Para peneliti percaya bahwa tidur, kesehatan jantung dan metabolisme saling mempengaruhi. Tetapi mereka tidak yakin apakah kehilangan waktu tidur lah yang menyebabkan kenaikan berat badan, atau justru sebaliknya.

Baca juga: Hati-hati, Ini Bahayanya Tidur Masih Memakai Lensa Kontak

"Dengan penelitian lebih lanjut, kami berharap dapat memahami apa yang terjadi secara biologis, dan mungkin kemudian kita bisa mengatakan apa yang datang lebih dulu atau yang mana adalah ayam dan mana telurnya," kata Jessica Lunsford-Avery, penulis utama studi ini.



Close Ads X