Kompas.com - 14/10/2018, 13:00 WIB
- science alert-


KOMPAS.com - Makalah terakhir Stephen Hawking akhirnya dipublikasikan koleganya dalam jurnal pra-cetak arXiv. Penelitian ini sudah diselesaikan tim beberapa hari sebelum Hawking berpulang pada 14 Maret 2018.

Dilansir Live Science, Kamis (11/10/2018), makalah tersebut merupakan bagian ketiga yang membahas teori paradoks informasi lubang hitam atau "the black hole information paradox". Hawking menghabiskan satu dekade terakhir usianya untuk meneliti hal ini.

Bagaimana isi pemikirian Hawking tentang lubang hitam?

Baca juga: Penghormatan bagi Stephen Hawking, Suaranya Dikirim ke Lubang Hitam

Lubang hitam merupakan objek sangat padat, objek di mana ruang dan waktu dapat melengkung yang terbentuk saat bintang bertabrakan atau bintang raksasa meledak.

Fisika klasik menunjukkan bahwa tidak ada yang bisa lolos dari lubang hitam, bahkan cahaya.

Namun, sekitar tahun 1970-an, Hawking membuat teori bahwa lubang hitam mungkin memiliki suhu yang dapat mengeluarkan partikel-partikel kuantum secara perlahan.

Ini artinya, efek radiasi Hawking mengungkap bahwa lubang hitam akan menguap dan menghilang.

Gagasan tersebut kemudian menimbulkan masalah baru, meningat selama ini lubang hitam telah "menelan" banyak benda langit. Lalu, apa yang terjadi pada informasi di dalam benda langit ketika ditelan lubang hitam?

Pada 2016, Hawking dan timnya menduga bahwa lubang hitam mungkin memiliki rambut lembut yang terdiri dari foton (partikel cahaya) atau graviton (partikel gravitasi hipotesis) yang menyimpan informasi tersebut.

Rambut lembut merupakan istilah untuk menggambarkan beberapa informasi partikel yang mungkin tersisa di sekitar cakrawala peristiwa lubang hitam, titik di mana tidak ada yang bisa dilihat dan tidak ada yang bisa melarikan diri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mundur dari ISS, Rusia Bakal Luncurkan Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Mundur dari ISS, Rusia Bakal Luncurkan Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Oh Begitu
Keganasan Bisa Ular Bervariasi, Peneliti Ungkap Penyebabnya

Keganasan Bisa Ular Bervariasi, Peneliti Ungkap Penyebabnya

Fenomena
Tapir Betina Masuk ke Kolam Ikan di Pekanbaru, Hewan Apa Itu?

Tapir Betina Masuk ke Kolam Ikan di Pekanbaru, Hewan Apa Itu?

Fenomena
Kopi Liar bisa Lindungi Masa Depan Minuman Kopi dari Perubahan Iklim

Kopi Liar bisa Lindungi Masa Depan Minuman Kopi dari Perubahan Iklim

Fenomena
Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter dari Aceh hingga Papua

Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter dari Aceh hingga Papua

Oh Begitu
63 Gempa Guncang Samosir Sejak Januari 2021, BMKG Pastikan Gempa Swarm

63 Gempa Guncang Samosir Sejak Januari 2021, BMKG Pastikan Gempa Swarm

Fenomena
Meneladani Kartini, Para Peneliti Perempuan Berjuang untuk Kemajuan Riset di Indonesia

Meneladani Kartini, Para Peneliti Perempuan Berjuang untuk Kemajuan Riset di Indonesia

Oh Begitu
Perbedaan Porang, Iles-iles, Suweg, dan Walur, dari Ciri hingga Manfaatnya

Perbedaan Porang, Iles-iles, Suweg, dan Walur, dari Ciri hingga Manfaatnya

Oh Begitu
Jadi Penyebab Wafatnya Kartini, Angka Kematian Ibu di Indonesia Masih Tinggi

Jadi Penyebab Wafatnya Kartini, Angka Kematian Ibu di Indonesia Masih Tinggi

Oh Begitu
Polemik Usai Terbitnya Buku Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Polemik Usai Terbitnya Buku Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Oh Begitu
Cita-cita Kartini yang Tercapai Usai Kepergiannya

Cita-cita Kartini yang Tercapai Usai Kepergiannya

Kita
Korban Bencana NTT Dapat Bantuan Sebungkus Mi Instan dan 1 Butir Telur, Ahli Gizi Rekomendasikan 3 Makanan Bergizi

Korban Bencana NTT Dapat Bantuan Sebungkus Mi Instan dan 1 Butir Telur, Ahli Gizi Rekomendasikan 3 Makanan Bergizi

Oh Begitu
Asal-usul Nama Jepara, Berasal dari Kata Ujungpara hingga Jumpara

Asal-usul Nama Jepara, Berasal dari Kata Ujungpara hingga Jumpara

Oh Begitu
Kisah Sitisoemandari Soeroto, Korbankan 4 Tahun Tuliskan Biografi Kartini

Kisah Sitisoemandari Soeroto, Korbankan 4 Tahun Tuliskan Biografi Kartini

Kita
Hobi Mumikan Kucing, Apa Alasan Orang Mesir Kuno Lakukan Itu?

Hobi Mumikan Kucing, Apa Alasan Orang Mesir Kuno Lakukan Itu?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X