Kompas.com - 10/10/2018, 21:05 WIB
Gunung Salak Ehamberg/WikipediaGunung Salak

KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membeberkan hasil pemantauan Gunung Salak menanggapi informasi yang beredar di masyarakat mengenai informasi satelit yang mengindikasikan adanya erupsi pada tanggal 10 Oktober 2018.

1. Pengamatan visual Gunung Salak

Selama bulan Oktober 2018 pada umumnya cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah selatan dan utara. Suhu udara sekitar 22-29 derajat Celsius. Kelembaban 92%.

Gunung Salak terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III dan tidak ada asap.

"Pemantauan visual pada sore hari hingga saat ini Gunung Salak umumnya tertutup kabut dan cuaca hujan," kata Kepala PVMBG Kasbani dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Gunung Salak Dikabarkan Erupsi, PVMBG Beri Penjelasan

2. Pemantauan kegempaan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama bulan Oktober 2018 ini, terekam 23 kali gempa Tornillo dengan amplitudo 5-10 milimeter dan lama gempa 4,5-25 detik.

9 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 4-7 milimeter dan lama gempa 4-10 detik. 10 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 7-12 milimeter, S-P 0,5-2 detik dan lama gempa 6-10 detik.

12 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 6-12 milimeter, S-P 5-8 detik dan lama gempa 20-47 detik. 7 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 7-11 milimeter, S-P 11-14 detik dan lama gempa 22-97 detik.

"Rekaman gempa pada tanggal 10 Oktober 2018 hingga pukul 20:00 WIB tidak teramati peningkatan kegempaan di Gunung Salak," imbuhnya.

3. Hasil Observasi lapangan

Hasil observasi lapangan yang dilakukan secara langsung oleh pengamat Gunung Salak hingga pukul 20:00 WIB tidak teramati adanya jatuhan atau hujan abu vulkanik dan tidak terdengar suara dentuman baik di wilayah puncak Gunung Salak maupun di sekitar lerengnya seperti di wilayah Taman Nasional Cidahu.

Baca juga: Soputan dan Gamalama Erupsi, Apa Gempa dan Letusan Gunung Menular?

"Berdasarkan data-data di atas dapat disimpulkan bahwa hingga saat ini Gunung Salak tidak mengalami erupsi. Gunung Salak saat ini masih berada pada tingkat aktivitas Level I (Normal). Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya," tutup Kasbani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.