Kompas.com - 30/09/2018, 16:03 WIB
Tsunami menerjang daratan dalam video yang disebut sebagai tsunami Palu yang beredar di media sosial, Jumat (29/9/2018) sesaat setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah. YOUTUBETsunami menerjang daratan dalam video yang disebut sebagai tsunami Palu yang beredar di media sosial, Jumat (29/9/2018) sesaat setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah.

KOMPAS.com - Salah satu yang menjadi perbincangan warganet di tengah kepanikan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah adalah pengakhiran peringatan dini tsunami pada Jumat (28/9/2017) pukul 17.36 WIB.

Pengakhiran peringatan dini sejenak membuat lega tetapi berakhir dengan kebingungan karena diikuti dengan viralnya video tsunami Palu.

Sejumlah warganet mengungkapkan kebingungannya..

Nah, mengapa peringatan dini tsunami harus diakhiri?

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Rahmat Triyono menuturkan bahwa pengakhiran peringatan dini sudah sesuai aturannya.

"Peringatan dini diakhiri ketika air yang masuk ke darat surut, bukan kita mengakhiri ketika air di laut surut," katanya dalam konferensi pers pada Jumat lalu.

Pengakhiran peringatan dini tsunami didasarkan pada hasil pengamatan dan pemodelan tsunami yang terjadi di Mamuju.

Setelah gempa bermagnitudo 7,4 pada Jumat pukul 17.02 WIB, tsunami yang terjadi di Mamuju diperkirakan hanya 0,5 meter.

Hasil pengamatan di Mamuju menunjukkan memang tidak ada tsunami besar. Ditambah lagi, mekanisme gempa sesar geser sehingga potensi terjadinya tsunami kecil.

"Kenapa kami mengakhiri? Karena data tides gauge (hasil pengamatan di lapangan) tidak signifikan. Hanya 6 cm," kata Rahmat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.