Studi: di Masa Depan AI Saingi Dokter dalam Deteksi Gangguan Mental

Kompas.com - 28/09/2018, 08:04 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

KOMPAS.com - Seberapa akuratkah seorang dokter memprediksi bagaimana nasib seseorang dengan gangguan mental serius di masa depan?

Menurut penelitian terbaru, kemampuan mereka tak sehebat AI atau artificial intelligence (kecerdasan buatan) atau robot.

Sebuah studi global yang diterbitkan pada hari Kamis (27/9/2018) di jurnal JAMA Psychiatry melihat apakah dokter atau AI lebih baik dalam memprediksi hasil masa depan pasien - seperti kemampuan untuk bekerja, atau menciptakan dan memelihara hubungan.

Para peneliti menemukan bahwa AI mengungguli para pakar dalam memprediksi hasil sosial pasien satu tahun kemudian.

Angka keakuratan prediksi AI tersebut mencapai angka 83 persen dari jumlah pasien, dan 70 persen di antaranya memiliki gangguan depresi baru-baru ini.

Akurasi yang lebih baik melalui model prediksi pembelajaran mesin ini diharapkan akan mengarah pada diagnosa dan pengobatan yang lebih baik untuk kondisi kesehatan mental.

Tetapi para psikiater tak perlu takut kehilangan pekerjaan mereka dari terobosan digital ini dalam waktu dekat -karena input manusia tetap menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Temuan ini didapatkan setelah para peneliti menindaklanjuti hingga 236 pasien dari 5 negara Eropa yang berisiko tinggi psikosis atau depresi baru. Kelompok ini disandingkan bersama dengan sebuah kelompok kontrol selama 18 bulan.

Nikolaos Koutsouleris, pemimpin penelitian ini mengatakan, dokter menghabiskan dua hari dengan pasien dalam percobaan sebelum diminta untuk memprediksi hasil mereka setelah satu tahun.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X