10 Hal dari Perubahan Iklim Ini Memperburuk Kasus Kebakaran Hutan

Kompas.com - 09/08/2018, 19:00 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan. ABCIlustrasi kebakaran hutan.

Pola cuaca normal di Amerika Utara dan Eurasia sangat bergantung pada arus udara ketinggian yang dihasilkan oleh kontras antara suhu kutub dan khatulistiwa.

Hal ini dikenal sebagai aliran jet.

Tetapi pemanasan global telah meningkatkan suhu di Arktik dua kali lebih cepat dari rata-rata global. Ini berarti arus tersebut melemah.

"Kami melihat cuaca yang lebih ekstrem karena apa yang kami sebut pegunungan tersumbat, yang merupakan sistem tekanan tinggi di mana udara tenggelam, semakin hangat dan kering di sepanjang jalan," kata Flannigan.

"Petugas pemadam kebakaran telah mengetahui selama puluhan tahun bahwa ini kondusif untuk aktivitas api," tegasnya.

8. Intensitas Tak Terduga

Perubahan iklim bukan hanya meningkatkan kemungkinan kebakaran hutan, tetapi juga intensitasnya.

"Jika api menjadi terlalu kuat, dan kami melihat ini di California dan Yunani, tidak ada ukuran langsung yang dapat Anda ambil untuk menghentikannya," kata Flannigan.

"Seperti meludah di api unggun," tegasnya.

Baca juga: 9 Daerah di Indonesia Waspada Kebakaran Hutan, Mana Saja?

9. Karena Kumbang

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber PHYSORG
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X