Kebakaran Hutan saat Asian Games 2018 Perlu Diantisipasi

Kompas.com - 20/02/2018, 12:31 WIB
Pesawat tempur f 16 melalui pemantauan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten kamparKontributor KompasTV, Citra Indriani Pesawat tempur f 16 melalui pemantauan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten kampar

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkaitan dengan penyelenggaran Asian Games pada Agustus hingga September mendatang, Badan Meteorologi, Klimatologidan Geofisika  (BMKG) menyebut perlunya antisipasi bencana kebakaran hutan.

Pasalnya pelaksanaan Asian Games 2018 bertempat di Jakarta dan Palembang (Sumatera Selatan). Palembang masuk dalam wilayah yang terpantau rentan mengalami kebakaran hutan dan lahan, yakni Sumatera Selatan.

Hal ini disampaikan Widada Sulistya, Sekretaris Utama BMKG di acara konferensi pers di kantor BMKG Pusat, Jakarta pada Senin (19/2/2018).

“Oleh karena itu, kami coba mendahului umumkan, supaya kalau wilayah kegiatan berpotensi karhutla (kebakaran hutan dan lahan,-red), bisa segera ditangani,” ujar Widada.

Baca juga : 9 Wilayah Berpotensi Terjadi Kebakaran Hutan, Ini Imbauan BMKG

BMKG akan siap menggandeng maupun membantu lembaga lain dalam penanganan kebakaran hutan terkait digelarnya Asian Games di Indonesia.

Widada mengharapkan, apabila terjadi kebakaran hutan tidak sampai menimbulkan bencana kabut asap.

BMKG menyatakan terdapat sembilan wilayah di Indonesia yang berisiko tinggi dilanda kebakaran hutan.

Kesembilan wilayah tersebut yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Aceh.

Baca juga : Langkah Sederhana Melawan Trauma Kebakaran Hutan dan Lahan

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X