10 Hal dari Perubahan Iklim Ini Memperburuk Kasus Kebakaran Hutan

Kompas.com - 09/08/2018, 19:00 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan. ABCIlustrasi kebakaran hutan.

Dengan lebih sedikit hujan yang turun, pohon dan semak yang memiliki kandungan air akan mengirimkannya ke akar yang lebih dalam. Hal itu dilakukan tanaman agar akar bisa mengisap setiap tetes air untuk menyuburkan daun dan duri.

Artinya, uap air di Bumi yang bisa membantu memperlambat api menyapu hutan tidak ada lagi.

5. Musim Panas Panjang

Di zona iklim belahan bumi utara, musim kebakaran secara historis lebih pendek. Biasanya hanya berkisar pada bulan Juli dan Agustus, di sebagian besar tempat.

"Hari ini, periode rentan terhadap kebakaran hutan telah diperpanjang dari Juni hingga Oktober," kata ilmuwan IRSTEA Thomas Curt, mengacu pada cekungan Mediterania.

Di California, yang baru-baru ini muncul dari kekeringan lima tahun, beberapa ahli mengatakan tidak ada musim lagi — kebakaran bisa terjadi sepanjang tahun.

Baca juga: 9 Wilayah Berpotensi Terjadi Kebakaran Hutan, Ini Imbauan BMKG

6. Banyak Petir

"Semakin hangat, semakin banyak petir yang terjadi," kata Mike Flannigan, profesor di Universitas Alberta, Kanada.

"Terutama di daerah utara, itu berarti lebih banyak kebakaran," sambung direktur Kemitraan Barat untuk Ilmu Api Liar itu.

7. Aliran Udara Lemah

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber PHYSORG
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X