Kompas.com - 18/07/2018, 20:06 WIB
Ilustrasi lebah madu KOMPAS/DAHLIA IRAWATIIlustrasi lebah madu

KOMPAS.com - Seorang perempuan asal California, AS baru saja mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan dengan lebah.

Perempuan bernama Maria tersebut diserang sekitar 80.000 lebah saat hendak mengambil pel di mobilnya.

Siapa sangka tindakannya mengambil pel tersebut diartikan sebagai ancaman oleh segerombolan lebah Afrika yang telah tinggal di sebuah pipa drainase dekat lokasi kejadian.

Pemadam kebakaran segera dipanggil untuk mengatasi keadaan darurat tersebut. Tugas utama para petugas adalah memisahkan perempuan tersebut dengan serangga-serangga itu.

"(Lebah-lebah tersebut bergerombol) mungkin seukuran bola golf di sekujur tubuhnya," ungkap Ryan Wilson, salah satu petugas pemadam kebakaran dikutip dari Washington Post, Selasa (17/07/2018).

"Mereka menyerang di bagian wajah, sekitar mulu, telinga, leher, dan rambut wanita itu," sambungnya.

Pertolongan

Namun petugas tidak bisa langsung menolong Maria karena tidak ada pakaian pelindung.

Karena terlalu lama dan Maria hampir tak sadarkan diri, petugas-petugas tersebut memutuskan menolongnya tanpa menggunakan pakaian pelindung.

Mereka beraksi dengan menyemprotkan alat pemadam api karbon dioksida ke arah lebah. Ide ini tercetus ketika lebah-lebah itu mulai mengerumuni dan menyerang para petugas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.