Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/07/2018, 21:03 WIB


KOMPAS.com - Apakah pizza lezat yang Anda makan sambil menonton Piala Dunia dapat membunuh harimau atau orangutan?

Pizza, biskuit, dan perawatan kecantikan adalah sebagian dari ribuan produk yang mengandung minyak kelapa sawit.

Seperti kita tahu, banyak hutan ditebang dan digantikan dengan kebun kelapa sawit. Habitat spesies penting hilang, artinya kehidupan mereka di alam liar semakin terancam.

Sebuah studi terbaru juga mengungkap, penanaman minyak alternatif dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar bagi mahluk hidup.

Baca juga: Orangutan Sumatera Tertua di Dunia Mati pada Usia 62 Tahun

Mengapa cerita ini penting?

Minyak kelapa sawit sering kali dipandang sebagai perusak lingkungan yang menyebabkan penggundulan hutan tropis dan mengancam sejumlah spesies penting.

Namun ada kenyataan yang lebih rumit.

Meskipun kelapa sawit hanya menyebabkan 0,4 persen deforestasi dunia, hal ini membawa pengaruh besar di sejumlah tempat seperti Indonesia dan Malaysia karena menyebabkan kerusakan sampai 50 persen di beberapa daerah.

Pelarangan kelapa sawit tidak akan berguna selama dunia masih memerlukan minyak dari tumbuhan, kata penulis laporan.

Sejumlah usaha untuk meningkatkan permintaan minyak kelapa sawit yang bertanggung jawab juga masih belum berhasil.

Bagaimana lipstik mengancam spesies?

Minyak kelapa sawit adalah minyak asal tumbuhan yang paling banyak dipakai di bumi dan diyakini ada sekitar 50 persen dari semua produk di supermarket dan toko-toko lainnya yang menggunakan bahan ini.

Produk-produk di pasaran mengambil minyak merah dari buah kelapa sawit, terutama dari kelapa sawit Afrika, Elaeis guineensis.

Elaeis guineensis paling banyak tumbuh di daerah Indonesia dan Malaysia. Dalam dunia bisnis, ada puluhan juta ton kelapa sawit yang diperjualbelikan dengan nilai sekitar Rp 567 triliun setiap tahunnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+