Petunjuk tentang Alien yang Tersembunyi dalam Surat-surat Al Quran - Kompas.com

Petunjuk tentang Alien yang Tersembunyi dalam Surat-surat Al Quran

Kompas.com - 18/05/2018, 04:10 WIB
Citra alam semesta paling berwarna, diambil dengan teleskop Hubble.NASA Citra alam semesta paling berwarna, diambil dengan teleskop Hubble.

KOMPAS.com — Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa pendapat Al Quran mengenai alien? Apakah Al Quran memberi petunjuk tentang makhluk hidup di luar angkasa sana?

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa bukan hanya astronom yang meyakini adanya makhluk luar angkasa.

"Al Quran juga mengisyaratkan keberadaan makhluk cerdas tersebut," kata Djamaluddin kepada Kompas.com, Kamis (17/5/2018).

Salah satu surat dalam Al Quran yang menyimpan petunjuk adanya makhluk luar angkasa adalah surat Asy-Syuura.

Ayat ke-29 surat itu menyatakan, "Dan di antara ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan)-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya".

Menurut Djamalludin, surat tersebut mengisyaratkan tentang adanya makhluk bergerak selain di Bumi, juga ada di langit atau luar Bumi. Namun, belum ada bukti ilmiah mereka pernah mendatangi Bumi.

Sementara itu, menurut pengasuh Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta, KH M Dian Nafi, Surat Al-Jasiyah 45: 13 juga menjelaskan isyarat planet layak huni di luar Bumi.

Baca Juga: Bintang Kejora dan Tuhan, Cerita Planet Venus dalam Ayat-ayat Al Quran

Dalam surat tersebut tertulis, "Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir".

"Ini dimungkinkan adanya planet yang dapat dihuni karena benda langit itu jumlah bermiliar-miliar. Dan, kata "menundukkan" berarti manusia juga dapat memanfaatkan segala benda langit untuk ilmu pengetahuan dan kepentingan manusia," katanya.

Thomas mengungkapkan, selama ini para astronom terus mencari dunia yang mendukung kehidupan.

Sejumlah misi pencarian planet baru dilakukan. Bahkan, ada misi untuk menangkap sinyal dari kehidupan di luar angkasa yang diyakini ada.

"Dari sekian miliaran galaksi, terdapat miliaran bintang dan di dalam bintang tersebut ada planet, bukan tidak mungkin dari sekian planet tersebut pasti ada yang mirip bumi," katanya.

Menurut Djamaluddin, dalam pencarian planet layak huni tersebut biasanya para astronom mensyaratkan tiga hal, yaitu suhu, kandungan air, dan ada tidaknya unsur organik.

"Jarak planet dengan bintangnya akan menentukan suhu di planet. Jika suhunya bisa membuat air tetap dalam kondisi cair, maka akan diteruskan untuk mengetahui adakah kandungan air dan unsur organik, sebagai pertanda adanya kehidupan di sebuah planet," katanya.

Baca juga: Astronom: Tuhan Ada di Luar Ruang dan Waktu, Jangan Takut Pengetahuan


Komentar
Close Ads X