Astronom: Tuhan Ada di Luar Ruang dan Waktu, Jangan Takut Pengetahuan

Kompas.com - 14/05/2017, 17:26 WIB
Kiamat tak akan terjadi dengan Big bang, tetapi dengan Big Rip. Ace Stock Limited/Alamy Kiamat tak akan terjadi dengan Big bang, tetapi dengan Big Rip.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Tuhan dan ilmu pengetahuan bukanlah sesuatu yang bertentangan. Setidaknya, itu yang dipercaya oleh Jesuit sekaligus astronom di Observatorium Vatikan, Guy Consolmagno, S.J

Dalam konferensi "Black Hole, Gravitational Waves, dan Space-Time Singularities" yang berlangsung pada 9-12 Mei di Vatikan, Consolmagno mengungkapkan, seorang religius tidak perlu takut akan sains.

"Jika kamu tak punya iman dalam keyakinanmu, maka saat itulah kamu takut akan ilmu pengetahuan," katanya seperti dikutip Catholic News Agency, Rabu (10/5/2017).

Consolmagno mengungkapkan, Tuhan, alam semesta, dan tujuan eksistensi manusia bisa ditemukan lewat proses, bukan secara instan.

"Mereka yang religius akan langsung mengakui keberadaan Tuhan, tapi Anda tak harus membuat lompatan teologi untuk mencari kebenaran," ungkapnya.

"Ada banyak hal yang kita tahu tetapi belum kita pahami. Kita tidak dapat menjadi seorang religius atau ilmuwan yang baik jika berpikir pekerjaan kita sudah selesai," imbuhnya.

Baca Juga: Bintang Kejora dan Tuhan, Cerita Planet Venus dalam Ayat-ayat Al Quran

Konferensi tersebut menghadirkan sejumlah rohaniwan serta ilmuwan terkemuka, termasuk mereka yang meneliti Big Bang dan bahkan yang tidak memercayai adanya Tuhan.

Penelitian tentang asal-usul semesta selama ini menghasilkan pandangan bahwa alam tercipta tanpa campur tangan siapa pun, termasuk Tuhan.

Alam semesta yang ada dengan sendirinya itu dipercaya oleh banyak ilmuwan, diantaranya Stephen Hawking, kosmolog yang mengusulkan M Theory.

Namun, sebagai seorang religius, Consolmagno punya pandangan berbeda. Tuhan tidak bisa langsung ditempatkan pada saat Big Bang tetapi bukan berarti Tuhan tidak ada.

"Penciptaan bukan sesuatu yang berlangsung 13,8 miliar tahun lalu. Tuhan sudah ada di alam sebelum ruang dan waktu ada. Anda tak bisa mengatakan "sebelum" sebab Tuhan berada di luar ruang dan waktu," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X