Kompas.com - 07/05/2018, 20:06 WIB

Obat tersebut membuat kupingnya merasakan efek mati rasa. Kecoak yang sebelumnya beratraksi di telinganya pun ikutan mati.

Bersenjatakan pinset besar dan melengkung, semacam operasi kecil dilakukan untuk mengorek bangkai kecoak yang tertinggal.

Baca juga: Kecoak Masuk Lubang Telinga, Perempuan Ini Dilarikan ke RS

Namun rupanya, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal, hanya serpihan kecil bagian kecoa yang terangkat.

Ini membuat pendengaran Holley belum pulih sepenuhnya. Sembilan hari kemudian Holly memutuskan untuk mengadakan temu janji dengan dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT).

Mulanya, dia melakukan temu janji untuk memastikan tidak ada sisa bangkai kecoak di telinganya. Tapi dari pengamatan melalui semacam mikroskop, bangkai kecoak itu masih tertahan di kupingnya.

"Begitu saya berada di kursi mewah di kantornya hari itu, THT meletakkan semacam mikroskop di samping telinga saya. Dia tidak banyak bicara, tetapi dia memastikan masih ada 'sesuatu di sana'," ungkap Holley dikutip dari Science Alert, Jumat (04/05/2018).

Dokter tersebut kemudian mengambil langkah untuk mengambil seluruh sisa bangkai kecoak tersebut dari telinga Holley.

“(Dokter) akhirnya menarik enam kepingan bangkai kecoak. Setelah sembilan hari aku kemasukan hewan tersebut,” ujarnya.

Bukan Kasus Pertama

Dari kisah Holley, kita belajar agar menjaga kebersihan rumah. Supaya rumah kita tidak jadi sarang serangga dan hewan kecil lainnya.

Baca juga: Kenapa Kecoak Sangat Kuat dan Sulit Dibunuh? Sains Menjelaskan

Pasalnya, hewan tersebut (seperti lalat, nyamuk, kecoak, dan semut) berpotensi menyusup ke lubang-lubang organ tubuh kita.

Kasus seperti yang dialami Holley sebenarnya bukan yang pertama terjadi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.