Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/02/2018, 18:02 WIB

KOMPAS.com - Salah satu hewan yang dianggap paling menggelikan di dunia adalah kecoak. Tenang, Anda bukan satu-satunya orang yang sangat takut pada hewan kecil berwarna cokelat mengkilap ini.

Meski kecoak adalah serangga menjijikkan, mereka adalah saksi sejarah perkembangan bumi yang masih ada sampai saat ini.

Bukan lagi ribuan atau jutaan tahun. Nenek moyang kecoak terbukti sudah ada sejak periode Trias, atau sekitar 251 sampai 201 juta tahun yang lalu, saat Dinosaurus pertama kali muncul.

Serangga yang suka hidup di tempat sempit dan lembab ini bisa ditemukan di seluruh pelosok negeri. Penyebarannya pun disebut tak lazim dan sangat berbeda dengan cara nenek moyang kita melakukan migrasi.

Sangat menarik karena kecoak tidak mengeluarkan tenaga untuk melakukan penyebaran. Kecoak hanya berdiam diri dan ikut berpindah tempat saat daratan terbelah menjadi benua yang kita kenal saat ini.

Baca juga : Susu Kecoak Bakal Jadi Superfood Baru?

Ini merupakan hasil penelitian terbaru yang mengamati gen kecoak dan membuktikan bahwa kecoak telah hidup jauh lebih lama dari dugaan.

Tim peneliti menggunakan sampel yang diambil dari spesimen yang mewakili 119 spesies kecoak untuk memperkirakan berapa lama populasi kecoak berevolusi.

"Temuan kami menunjukkan bahwa keluarga kecoak yang ada telah berevolusi selama beberapa periode sampai sekitar 180 juta tahun," kata penulis utama penelitian, Thomas Bourguignon dari Institut Sains dan Teknologi Okinawa, Jepang, dilansir Science Alert, Sabtu (10/2/2018).

Berdasarkan angka tersebut, peneliti memperkirakan bahwa lebih dari 4.500 spesies kecoak yang hidup saat ini, nenek moyangnya sudah hidup sejak 235 juta tahun lalu.

Bourguignon dan timnya menganggap temuan ini adalah bukti adanya penyebaran migrasi global yang tak lazim. Di mana kecoak berpindah tempat bukan karena dia melakukan perjalanan, tapi karena benua yang membelah.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Efek Sering Menggigit Kuku?

Apakah Efek Sering Menggigit Kuku?

Oh Begitu
Mengapa Ular Berganti Kulit?

Mengapa Ular Berganti Kulit?

Oh Begitu
Apakah Fungsi Kumis pada Gajah?

Apakah Fungsi Kumis pada Gajah?

Oh Begitu
Benarkah Bulu yang Dicukur Akan Tumbuh Lebih Cepat dan Lebat?

Benarkah Bulu yang Dicukur Akan Tumbuh Lebih Cepat dan Lebat?

Oh Begitu
7 Hewan Penghuni Amazon, Ada Ular Besar dan Burung Warna-warni

7 Hewan Penghuni Amazon, Ada Ular Besar dan Burung Warna-warni

Oh Begitu
Mengenal Obesitas yang Bisa Sebabkan Banyak Penyakit

Mengenal Obesitas yang Bisa Sebabkan Banyak Penyakit

Kita
10 Negara Terpanas di Dunia Versi World Atlas

10 Negara Terpanas di Dunia Versi World Atlas

Fenomena
Apakah Mikropenis Dapat Diobati?

Apakah Mikropenis Dapat Diobati?

Oh Begitu
Benarkah Kantong Teh Bermanfaat untuk Mata?

Benarkah Kantong Teh Bermanfaat untuk Mata?

Oh Begitu
Paus Fransiskus Jalani Operasi Hernia, Kondisi Apa Itu?

Paus Fransiskus Jalani Operasi Hernia, Kondisi Apa Itu?

Oh Begitu
Gurita Ternyata Mampu Mengatur Ulang Otak untuk Beradaptasi

Gurita Ternyata Mampu Mengatur Ulang Otak untuk Beradaptasi

Fenomena
Seperti Apa Buaya Terbesar di Dunia yang Hidup di Penangkaran?

Seperti Apa Buaya Terbesar di Dunia yang Hidup di Penangkaran?

Oh Begitu
Berapa Banyak Samudra yang Ada di Bumi?

Berapa Banyak Samudra yang Ada di Bumi?

Fenomena
Suhu Lautan Bumi Catat Rekor Paling Hangat

Suhu Lautan Bumi Catat Rekor Paling Hangat

Fenomena
Gajah di Kebun Binatang Ternyata Juga Menikmati Kehadiran Pengunjung

Gajah di Kebun Binatang Ternyata Juga Menikmati Kehadiran Pengunjung

Oh Begitu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com