Kompas.com - 30/03/2018, 10:46 WIB
Seorang pengunjung melihat potret diri yang dilukis Vincent Van Gogh. Pameran ini diselenggarakan di Museum Orsay, Maret 2014. Van Gogh / Artaud. The Man Suicided by Society Seorang pengunjung melihat potret diri yang dilukis Vincent Van Gogh. Pameran ini diselenggarakan di Museum Orsay, Maret 2014. Van Gogh / Artaud. The Man Suicided by Society

"Ini adalah ambisi saya, yang dibangun lebih sedikit kemarahan daripada cinta, berlandaskan ketenangan daripada gairah. Memang benar bahwa saya sering berada dalam kesengsaraan terbesar, tetapi masih ada di dalam diri saya keharmonisan dan musik yang tenang dan murni. Di gubuk yang paling miskin, di sudut paling kotor, saya melihat gambar-gambar," tulisnya.

"Dan dengan kekuatan yang tak tertahankan, pikiran saya tertarik pada hal-hal ini. Percayalah, saya kadang tertawa terbahak-bahak karena orang mengira saya gila dan tidak jelas. Saya bukan siapa-siapa, selain teman alam, teman belajar, teman bekerja, dan terutama teman orang," sambungnya.

Di tengah kesedihannya, ia adalah pejuang yang tidak goyah melawan demi membuat karya.

Namun, Van Gogh pada akhirnya melihat perjuangan psikologisnya bukan untuk disangkal. Perjuangannya adalah pemicu lahirnya maha karyanya. Bagian penting dari pengalamannya yang jujur dan merupakan kunci penting dalam segala hal.

Gejala penyakit mental dari tanda-tanda yang diungkap Van Gogh lewat suratnya sama seperti gejala dalam catatan medis pertama gangguan bipolar yang dibuat psikiater asal Perancis, Jean-Pierre Falret tahun 1851.

Nama gangguan bipolar baru dipakai sekitar 1980-an. Tahun-tahun sebelumnya, para psikiater menggunakan istilah manic depression, yakni seseorang bisa mengalami siklus kegembiraan manik dan siklus depresi.

Perjuangan Van Gogh

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Van Gogh meninggal dua hari setelah ia menembakkan senapan ke dadanya, tanggal 29 Juli 1890 di usia 37 tahun.

Kematiannya murni sebagai bunuh diri. Banyak hipotesis bersaing yang mengemukakan kondisi medis yang mungkin dideritanya. Hal ini termasuk epilepsi, gangguan bipolar, sunstroke, porfiria akut intermiten, keracunan timbal, dan penyakit Ménière.

Banyak orang beranggapan, Van Gogh layak diacungi jempol karena ia terus berkreativitas di tengah melawan gangguan bipolarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.