Kompas.com - 20/03/2018, 17:44 WIB

KOMPAS.com — Stasiun luar angkasa milik China, Tiangong-1, saat ini diperkirakan akan melintasi Indonesia dalam waktu dekat. Kabar ini mendapat banyak perhatian dari publik Indonesia.

Salah satu alasannya adalah Tiangong-1 diketahui akan segera jatuh ke Bumi. Pihak Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memperkirakan satelit ini tidak hancur sepenuhnya ketika memasuki atmosfer Bumi.

Sisanya akan bisa jatuh di seluruh daerah di Bumi mulai dari 43 derajat Lintang Utara sampai 43 derajat Lintang Selatan. Area ini termasuk Indonesia.

Selain itu, alasan ketampakan Tiangong-1 menjadi istimewa adalah cara pengamatannya. Satelit seukuran bus tingkat ini akan dengan mudah dilihat mata telanjang.

Baca juga: Berpeluang Jatuh di Indonesia, Tiangong-1 Akan Terlihat di 3 Kota Ini

Meski bisa dilihat mata telanjang, tentunya banyak yang ingin mengabadikannya. Namun, bagaimana caranya?

Marufin Sudibyo, astronom amatir, yang dihubungi Kompas.com, Selasa (20/3/2018), mengatakan, untuk mengabadikan penampakan Tiangong-1 bisa digunakan kamera DSLR atau smartphone.

"Pakai kamera (DSLR) yang di-setting manual. Bisa juga kamera smartphone yang dilengkapi aplikasi fotografi dengan opsi setting manual," ungkap Marufin melalui pesan singkat.

"Atur pada ISO 100 atau 200, gunakan bukaan lensa lebar dan yang terpenting pilih exposure time minimal 1 detik," imbuhnya.

Marufin menambahkan, pada praktiknya (exposure time) 5 detik lebih bagus asal langit belum terlalu terang.

Untuk penggunaan kamera smartphone, Marufin memberi sedikit trik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Subvarian Baru Omicron BA.4.6, Ini Penjelasan Epidemiolog

Muncul Subvarian Baru Omicron BA.4.6, Ini Penjelasan Epidemiolog

Oh Begitu
3 Fakta Rebound Covid-19, Kondisi yang Sempat Dialami Presiden AS Joe Biden

3 Fakta Rebound Covid-19, Kondisi yang Sempat Dialami Presiden AS Joe Biden

Oh Begitu
Vaksin Khusus Omicron BioNTech Diharapkan Dikirim Setelah Oktober

Vaksin Khusus Omicron BioNTech Diharapkan Dikirim Setelah Oktober

Oh Begitu
Penyakit Kanker di Indonesia Meningkat, Ini Strategi Kemenkes Mengatasinya

Penyakit Kanker di Indonesia Meningkat, Ini Strategi Kemenkes Mengatasinya

Oh Begitu
Ahli Ungkap Kehidupan Kelas Menengah di Pompeii Sebelum Hancur

Ahli Ungkap Kehidupan Kelas Menengah di Pompeii Sebelum Hancur

Oh Begitu
Dampak Polusi Udara bagi Anak-Anak

Dampak Polusi Udara bagi Anak-Anak

Kita
Studi Ungkap Ikan Pari Ternyata Memproduksi Suara

Studi Ungkap Ikan Pari Ternyata Memproduksi Suara

Oh Begitu
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 9-10 Agustus 2022 akibat Bibit Siklon Tropis 97W

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 9-10 Agustus 2022 akibat Bibit Siklon Tropis 97W

Fenomena
Apa Itu Baby Blues, Perasaan Sedih yang Muncul Setelah Melahirkan?

Apa Itu Baby Blues, Perasaan Sedih yang Muncul Setelah Melahirkan?

Oh Begitu
Mungkinomologi Asal Mula Kehidupan

Mungkinomologi Asal Mula Kehidupan

Oh Begitu
Kasus Positif Covid-19 Anak Meningkat, Epidemiolog Ingatkan Pentingnya Vaksinasi dan Prokes

Kasus Positif Covid-19 Anak Meningkat, Epidemiolog Ingatkan Pentingnya Vaksinasi dan Prokes

Oh Begitu
Tren Kasus Covid-19 pada Anak Sekolah Meningkat, Ini Penyebabnya Kata Epidemiolog

Tren Kasus Covid-19 pada Anak Sekolah Meningkat, Ini Penyebabnya Kata Epidemiolog

Oh Begitu
Gempa Terkini M 5,0 Guncang Lampung Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Lampung Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter Masih Terjadi pada 9-10 Agustus 2022

Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter Masih Terjadi pada 9-10 Agustus 2022

Fenomena
[POPULER SAINS] Isolasi Mandiri Cacar Monyet | Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Diajak Naik Motor | Relief Candi Jago Ungkap Gambaran Siksa Neraka

[POPULER SAINS] Isolasi Mandiri Cacar Monyet | Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Diajak Naik Motor | Relief Candi Jago Ungkap Gambaran Siksa Neraka

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.