Ini Penjelasan Kenapa Payudara Suka Nyeri Saat Menstruasi - Kompas.com

Ini Penjelasan Kenapa Payudara Suka Nyeri Saat Menstruasi

Kompas.com - 14/03/2018, 17:33 WIB
Ilustrasi menstruasiRu_Foto Ilustrasi menstruasi

KOMPAS.com - Para perempuan, apakah payudara Anda terasa nyeri menjelang atau saat tamu bulanan datang? Tenang saja, ini merupakan bagian yang normal dari premenstrual syndrome (PMS).

Ditemui dalam acara peluncuran buku saku “Sehat dan Bersih Saat Menstruasi” di Jakarta, pada Rabu (14/3/2018), Botefilia Budiman mengungkap penyebabnya.

Payudara nyeri saat menstruasi karena pengaruh hormonal. Saat jelang menstruasi, progesteron naik, kalau pas hamil kan hormon itu dipergunakan,” ujar dokter spesialis kandungan perwakilan dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa naik turunnya hormon progesteron dan estrogen umum terjadi saat siklus menstruasi. Dua hormon ini melonjak jumlahnya pada pekan kedua hingga keempat dari siklus menstruasi normal 28 hari. Estrogen mencapai puncaknya pada paruh siklus, sementara progesterone melesat jumlahnya sepekan pramenstruasi.

Baca juga : Lika-Liku Astronot Perempuan jika Menstruasi di Luar Angkasa

Dikarenakan pasokan progesteron yang melonjak, kelenjar susu dan saluran payudara pun membesar. Estrogen juga turut merangsang nyeri pada kedua payudara dan mungkin menyebabkan rasa sakit yang menjalar hingga lengan dan ketiak.

“Selain nyeri payudara, biasanya diikuti perubahan fisik, mood yang berantakan, dan nyeri rahim saat haid. Untuk meredakan nyeri, baik payudara maupun rahim, boleh minum obat penghilang nyeri, tapi tetap dengan batasan,” ujar Botefilia.

Selain obat, olahraga dan pemakaian bra yang tepat juga bisa meredakan nyeri saat haid.

Botefilia menambahkan, asupan makanan kaya antioksidan seperti buah dan sayur juga harus ditingkatkan saat menstruasi supaya nyeri payudara tidak timbul terlalu kencang.

Nyeri payudara tersebut akan menghilang seiring berakhirnya masa menstruasi. Namun bila terus berlanjut, perlu pemeriksaan lebih lanjut ke dokter. Pasalnya, kata Botefilia, kanker dan kista juga bergejala nyeri payudara.


Komentar
Close Ads X