Mengenal Seluk Beluk Kloning Anjing Lewat Barbra Streisand

Kompas.com - 13/03/2018, 12:07 WIB
Barbra Streisand ungkap punya dua anjing hasil kloning. Barbra Streisand ungkap punya dua anjing hasil kloning.

KOMPAS.com - Penyanyi yang menyabet penghargaan piala Oscars dan Tony Awards, Barbra Streisand, diketahui memiliki dua anjing hasil proses kloning. Ini terungkap saat wawancaranya bersama Variety. Dia mengaku telah menghabiskan lebih dari 50.000 dollar AS (sekitar Rp 688 juta) untuk usaha kloning tersebut.

Streisand memiliki tiga jenis anjing Coton de Tulear, dua di antaranya adalah kloningan dari anjingnya yang bernama Samantha. Anjing bernama Samantha ini mati saat usianya 14 tahun pada tahun lalu.

Lantas dari mulut dan perut anjing Samatha, diambil sel-sel untuk dilakukan kloning hingga terlahir anjing bernama Nona Violet dan Nona Scarlett. Violet dan Scarlett punya kepribadian yang beda, kata Streisand dalam wawancara tersebut.

Baca juga : Inilah yang Membuat Kloning Monyet di China Berhasil

“Saya menunggu mereka bertambah tua hingga saya bisa tahu apakah mereka punya mata coklat dan keseriusan seperti Samantha?” ujarnya seperti yang dilansir dari Nytimes pada Senin (5/3/2018).

Bagi pemilik hewan peliharaan, kisah Streisand di atas tentu sangat menjanjikan. Dengan uang 50.000 dollar AS, Anda bisa mengkloning sahabat terbaik Anda. Namun, Anda perlu tahu seluk beluk kloning terlebih dulu sebelum membuat keputusan.

Penelitian terhadap kloning memiliki sejarah panjang, meskipun keberhasilan teknik ini diawali dengan kelahiran domba bernama Dolly pada tahun 1996.

Sejak saat itu, para peneliti telah sukses mengkloning banyak binatang seperti sapi, rusa, kuda, kelinci, tikus, kucing, dan anjing.

Baca juga : Kisah Domba Dolly, Hasil Kloning Mamalia Pertama di Dunia

Khusus untuk kloning anjing sendiri, kesuksesan pertama diraih oleh ilmuwan Korea Selatan. Upaya mereka berhasil setelah berjibaku dengan lebih dari 1.000 telur selama tiga tahun. Anjing berjenis Afghan yang dinamai Snuppy berhasil lahir dari proses kloning dari rahim induk pengganti, yakni seekor anjing Labrador kuning.

Sementara itu, pada tahun 2008, perusahaan California yang bekerja sama dengan laboratorium Korea Selatan menawarkan peluang untuk mengkloning lima anjing. Rupanya, tiga anak anjing telah berhasil dilahirkan di Korea Selatan dari lima yang direncanakan.

Kini, kloning anjing adalah bisnis yang menggiurkan. Berdasarkan laporan Bussines Insider dan NPR, Laboratorium Sooam Biotech di Korea mengaku telah berhasil mengkloning lebih dari 600 anjing.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X