Kompas.com - 28/02/2018, 18:33 WIB
Ilustrasi Bojan89Ilustrasi


KOMPAS.com - Internet dan media sosial sudah seperti kebutuhan penting dalam hidup kita.

Berbagai macam kegiatan diunggah di media sosial, termasuk saat sedang berolahraga. Baik kegiatan olahraganya atau hanya sekadar berswafoto usai olahraga.

Bila Anda tidak percaya, coba saja cek akun media sosial yang Anda miliki dan lihat apakah ada rekan Anda yang mengunggah aktivitas olahraganya ke media sosial, atau justru Anda juga melakukannya.

Saat Anda melihat postingan seperti itu, apa yang kira-kira Anda rasakan?

Pertanyaan itu pula yang juga ingin dijawab oleh para ahli dari Amerika Serikat, juga bagaimana dampak unggahan seseorang terhadap orang lain yang melihatnya.

Baca juga : Benarkah Media Sosial Bisa Picu Remaja untuk Bunuh Diri ?

Hasil yang dipublikasikan dalam jurnal Health Communication, Sabtu (24/2/2018), menemukan hubungan menarik antara konten kesehatan dengan orang lain yang melihatnya.

Tricia Burke, asisten profesor dari jurusan Ilmu Komunikasi di Texas State University, menemukan bukti bahwa orang yang lebih sering melihat unggahan kegiatan olahraga temannya bisa termotivasi untuk berolahraga karena berkaitan dengan harga diri.

Hasil ini ditemukan Burke dan rekannya, Stephen Rains, dari University of Arizona setelah mereka meminta 230 orang untuk  aktif di media sosial dan mengikuti konten atau teman mereka yang kerap mengunggah hal berbau kesehatan, kebugaran, berat badan selama 30 hari.

Mereka menemukan bahwa keinginan untuk melakukan olahraga makin muncul saat orang yang menonton mulai menganggap dirinya serupa dengan model dalam layar gawai.

"Kesamaan yang dirasakan akan membuat seseorang membandingkan ukuran badan, kebugaran, dan kemampuan fisik dengan model dalam gawai. Ini adalah dorongan positif agar orang mau berolahraga," kata Burke dilansir Time, Jumat (23/2/2018).

Baca juga : Tak Hanya Olahraga, Berkebun Juga Bisa Buat Umur Panjang

Terkait hal ini, Burke memberi saran penting bagi semua pengguna media sosial. Ia mengatakan saat kita mengunggah kegiatan di dunia maya, kita harus mampu mempertanggung jawabkannya.

"Kita harus bisa menjadi contoh yang bertanggung jawab dan dapat memberi pesan positif yang menyehatkan agar membuat orang juga mau melakukan kegiatan yang baik untuk kesehatan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Time
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.