Kompas.com - 23/02/2018, 20:02 WIB
Pakaian baru astronot yang disebut Happy Suit dilengkapi sensor nirkabel untuk mengkalibrasi ulang lingkungan astronot secara real time untuk mengurangi stres. Pakaian baru astronot yang disebut Happy Suit dilengkapi sensor nirkabel untuk mengkalibrasi ulang lingkungan astronot secara real time untuk mengurangi stres.


KOMPAS.com - Saat ini ilmuwan dari Universitas Politeknik Florida sedang mengembangkan pakaian baru untuk para astronot yang bertugas di ruang angkasa.

Mereka menamainya pakaian bahagia atau 'happy suit' yang dirancang untuk melindungi para astronot dari efek perjalanan mengerikan secara psikologis.

Pakaian yang pembuatannya didanai oleh proram penelitian antariksa Florida milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), akan dipasang teknologi berupa jaringan sensor nirkabel yang mampu merespon vitalitas pemakainya dengan mengkalibrasi lingkungan secara langsung.

Masalah yang biasanya dialami oleh para astronot dan membuat stres antara lain perubahan suhu, warna terang, intensitas cahaya, dan kadar oksigen.

Baca juga : Demi Bertahan di Luar Angkasa, Astronot Manfaatkan Kotoran Sendiri

"Bagi para astronot sangat penting untuk menjaga keadaan mentalnya tetap sehat selama menjalankan misi. Sayangnya saat ini belum ada solusi yang dapat membantu astronot secara langsung agar mereka tidak merasa stres dan cemas. Teknologi ini akan memberi bantuan langsung ke keadaan pikiran mereka," kata Arman Sargolzaei, asisten profesor teknik elektro dilansir Space.com, Rabu (21/2/2018).

Teknologi bernama 'Smart Sensory Skin' atau S3 akan disematkan dalam pakaian astronot serta pesawat ruang angkasa, sehingga dokter di bumi dapat melacak tekanan darah, denyut jantung, dan sendi pemakainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sargolzaei menambahkan sebenarnya teknologi serupa sudah ada namun tidak praktis, sering tidak nyaman, dan datanya pasif sehingga dokter harus meninjau ulang terlebih dahulu.

Nah, teknologi yang dipasang pada pakaian baru astronot ini berbeda dari yang sudah ada sebelumnya itu.

S3 diklaim lebih ringan dan lebih ergonomis. "Selain itu alat ini berperan aktif membuat astronot lebih bahagia, aman, bugar, dan lebih produktif," tutupnya.

Baca juga : Inikah Perlengkapan Make Up Buatan NASA Untuk Astronot Wanita?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber SPACE.COM
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Oh Begitu
Fakta-fakta Kelinci Laut, Siput Tanpa Cangkang yang Mirip Kelinci

Fakta-fakta Kelinci Laut, Siput Tanpa Cangkang yang Mirip Kelinci

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.