Kompas.com - 22/02/2018, 20:33 WIB
Ilustrasi mengganti kunci rumah baru AndreyPopov/ThinkstockIlustrasi mengganti kunci rumah baru

KOMPAS.com — Saat membaca artikel ini, hampir pasti Anda memiliki sebuah benda kecil, terbuat dari logam, dan berlekuk yang disebut dengan kunci. Ya, kunci memang tak bisa dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari manusia.

Meski kunci sering dianggap sebagai benda remeh, kehilangan kunci bisa menjadi "bencana". Itu karena kunci merupakan salah satu pengaman. Mulai dari pintu, kendaraan, hingga brankas memiliki kunci masing-masing.

Bentuk kunci pun kian beragam. Tak hanya berbahan logam, saat ini kartu, sidik jari, bahkan retina mata manusia bisa menjadi kunci.

Ini menandai bahwa kunci dari waktu ke waktu terus berkembang. Tapi, yang membuat penasaran adalah sejak kapan kunci digunakan?

Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Lipstik

Sejak ribuan tahun lalu, manusia selalu menginginkan sebuah kemampuan untuk melindungi barang berharga mereka. Tak hanya itu, saat itu banyak orang yang ingin menyimpan benda berharga di tempat yang tidak seorang pun bisa mengaksesnya.

Untuk itu, para ilmuwan menciptakan kunci pertama di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zaman Kuno

Kunci pertama di dunia terbuat dari kayu yang tercipta sekitar 6.000 tahun lalu di Babilonia dan Mesir Kuno. Hal ini tertuang dalam sebuah lempengan tanah liat yang ditemukan oleh para arkeolog.

Sayangnya, kunci ini mudah rusak karena bahannya memang rentan. Ditambah lagi, pada gambar di lempengan tersebut, kunci berukuran sangat besar dan berat sehingga tidak praktis.

Selanjutnya, kunci kayu tersebut terus berkembang hingga ke Kerajaan Asiria, tepatnya di kota Khorasabad atau yang kini dikenal sebagai negara Irak. Kunci tersebut diperkirakan berasal dari tahun 704 Sebelum Masehi (SM).

Pada abad kuno, perkembangan kunci hanya menyebar dan melintasi wilayah Timur Tengah. Sebab, teknologi ini tak disukai oleh negara Barat saat itu.

Meski begitu, lama kelamaan kunci menyebar dari Mesir ke Yunani dan akhirnya ke Kaisaran Romawi. Di Romawi inilah kunci mengalami perubahan desain.

Orang Romawi tak lagi menggunakan kayu, melainkan besi dan perunggu. Pemilihan ini karena mereka ingin menciptakan kunci yang lebih kuat dan lebih kecil.

Dengan demikian, kunci menjadi lebih ringan untuk dibawa. Kunci pada masa Romawi ini pulalah yang memberikan pengaruh besar pada kunci yang ada saat ini.

Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Internet

Sayangnya, karena berbahan dasar besi dan perunggu, harga kunci menjadi mahal kala itu. Karena harga tersebut, kunci pada era tersebut sebagai simbol kekayaan, pengaruh, dan kemuliaan.

Kunci di Era Romawi Kunci di Era Romawi

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.