Kompas.com - 16/02/2018, 09:07 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com — Kamis (15/2/2018) malam, BPOM mengeluarkan penjelasan resmi mengenai kandungan policresulen dalam produk Albothyl.

Dalam pernyataan resminya, BPOM menjelaskan bahwa telah ada 38 laporan kasus terkait penggunaan obat itu. Ini pula yang membuat BPOM mengimbau profesional kesehatan dan masyarakat untuk menghentikan pemakaian Albothyl.

Meski ada penjelasan, hal ini tetap meresahkan masyarakat. Pasalnya, banyak orang yang merasa cocok dengan obat yang diklaim dapat mengobati sariawan ini.

Timbul pertanyaan di masyarakat, jika tidak menggunakan obat tersebut, lantas sariawan harus diobati dengan apa?

Baca juga: BPOM Imbau Masyarakat Hentikan Penggunaan Albothyl

"Kalau kita bicara masalah sariawan, kita harus tahu terlebih dahulu penyebabnya. Sebab,  biasanya secara awam semua luka yang terjadi di dalam rongga mulut disebut sariawan," ungkap drg Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (15/02/2018) malam.

 "Sebenarnya pada kenyataannya sariawan itu sangat luas sekali baik jenis maupun penyebabnya," ujar Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia (ISPMI) tersebut.

Rahmi juga menjelaskan, faktor penyebab sariawan bisa lebih dari 10 hal. Oleh karenanya, untuk mengobati sariawan, menurut Rahmi, harus ditelusuri terlebih dahulu apa penyebabnya.

"Nah, karena gejala yang ditimbulkan sariawan kebanyakan rasa sakit sehingga mengganggu aktivitas rongga mulut, maka kebanyakan kalau kita bicara mengenai obat sariawan, maka kita pasti mencari obat yang mengurangi rasa sakitnya, dan bukan mengatasi sariawannya secara tuntas,” ujar Rahmi.

Dengan kata lain, Rahmi menjelaskan, mengatasi sariawan baru bisa dilakukan saat penyebabnya diketahui. Sementara untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan sariawan,  bisa digunakan bahan-bahan atau obat yang banyak beredar.

"Kalau untuk mengobati sariawan, saya cenderung untuk mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Bisa penyakit sistemik (yang berasal dari dalam tubuh), reaksi alergi, stres, autoimun, dan masih banyak lagi," imbuhnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Infeksi Sinusitis, Sakit Kepala hingga Hidung Tersumbat

6 Gejala Infeksi Sinusitis, Sakit Kepala hingga Hidung Tersumbat

Kita
Jangan Abaikan Jamur di Makanan, Berisiko Sebabkan Penyakit Termasuk Kanker

Jangan Abaikan Jamur di Makanan, Berisiko Sebabkan Penyakit Termasuk Kanker

Oh Begitu
Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Oh Begitu
Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Oh Begitu
BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

Fenomena
5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

Oh Begitu
Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X