Mengenal Faktor Risiko Kanker Paru lewat Kasus Humas BNPB Sutopo

Kompas.com - 14/02/2018, 20:30 WIB

Seseorang dapat terpapar radon di rumah atau bangunan yang dibangun di atas tanah atau batu dengan karateristik radioaktif tinggi. Gas yang dihasilkan oleh tanah atau batu bisa masuk ke bangunan melalui retakan di dinding atau fondasi.

Selain itu, bahaya lain yang bersumber dari lingkungan adalah asbestos. Bahan asbestos dulu banyak digunakan dalam konstruksi bangunan. Pemakaiannya dilarang sama sekali sejak 2003 karena diketahui beracun dan memicu kanker paru.

Baca juga: 3 Penyebab Bukan Perokok Bisa Sakit Kanker Paru

Gaya Hidup

Selain merokok dan lingkungan, ternyata gaya hidup tidak sehat juga bisa membuat seseorang terserang kanker paru. Misalnya saja, sering terpapar asap rokok karena jadi perokok pasif.

Genetik

Sebagian orang secara genetik memiliki risiko kanker paru. Mutasi genetik spesifik itu sering ditemui pada pasien kanker paru yang tidak merokok. Mereka yang memiliki keluarga dekat menderita kanker paru yang tidak merokok juga beresiko tinggi menderita penyakit yang sama.

Kebanyakan pasien kanker paru yang bukan perokok adalah kaum wanita. "Secara anekdoktal, kami melihat makin banyak pasien wanita yang tak pernah merokok tapi terdiagnosis kanker paru, dibandingkan dengan 10 tahun lalu," kata Dr.Michael Beckles, konsultan respiratori dari Royal Free Hospital.

Apa yang menyebabkan kondisi tersebut belum sepenuhnya diketahui. Tetapi para ilmuwan menduga ada kaitannya dengan faktor genetik yang dikombinasikan dengan paparan zat-zat pemicu kanker, misalnya asbestos, gas radon, bahan pelarut, asap buangan mesin diesel, hingga asap rokok orang lain.

Faktor Risiko Utama

Meski banyak faktor yang menjadi pemicu kanker paru, tapi faktor risiko utama penyakit ini tetaplah merokok.

Dalam laporan Harian Kompas pada Mei 2017, dokter spesialis paru di Rumah Sakit MRCCC Siloam Semanggi, Sita Laksmi mengatakan bahwa perokok aktif berisiko 13,6 kali lipat. Sedangkan perokok pasif berisiko 4 kali lipat terkena kanker paru.

Dengan kata lain, hingga saat ini, merokok merupakan faktor risiko utama dari kanker paru.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.