Kompas.com - 14/02/2018, 19:35 WIB

"Kecanduan"

Pendapat lain tentang alasan kita tak bisa berhenti karena adanya kecanduan dalam perpisahan.

Baca juga: Ini Cara Tepat Atasi Galau dan Move On dari Mantan, Menurut Sains

Dalam penelitian yang diterbitkan di Journal of Neurophysiology pada 2010 menyebut bahwa karakteristi "kecanduan" di otak kita juga tercermin saat putus cinta. Hal ini didapatkan para peneliti setelah mengamati 10 wanita dan 5 pria yang baru saja putus cinta.

Para peneliti kemudian mengindentifikasi sistem saraf yang terkait dengan keadaan kehilangan alami ini menggunakan fungsional MRI (fMRI).

Para peserta secara bergantian melihat foto mantan mereka dan orang yang akrab diselingi dengan tugas pengalih perhatian. Bagian otak yang aktif saat mereka melihat foto mantan adalah otak depan.

Otak depan sendiri diketahui terkait dengan relevansi motivasi, keuntungan/kerugian, kecanduan narkoba, dan regulasi emosi.

"Aktivasi daerah yang terlibat dalam kecanduan narkoba dapat membantu menjelaskan perilaku obsesif yang terkait dengan putus cinta," tuli laporan tersebut dikutip dari American Physiological Society, Rabu (01/07/2010).

Sayangnya, rasa kecanduan ini membuat kita sulit untuk menghentikannya.  Lisa Bobby, direktur klinis dari Growing Self Counseling and Life Coaching menyebut bahwa ini merupakan bagian dari reaksi biologis.

"Memiliki kontak seperti melihat foto atau membaca teks dari mantan akan memberi Anda lonjakan endorfin," kata Bobby dilansir dari New York Magazine, Jumat (14/11/2014).

Baca juga: Sulit Melupakan Mantan Termasuk Gangguan Jiwa?

Exaholic

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.