Kompas.com - 30/01/2018, 21:06 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Fenomena besok

Menurut para ilmuwan, fenomena yang akan muncul besok cukup disebut sebagai gerhana bulan, sebuah kejadian luar biasa yang dapat diamati tanpa satu pun peralatan.

Petro menjelaskan, besok bulan hanya akan berada di titik yang sangat dekat dengan bumi, dan mungkin di beberapa wilayah itu akan menjadi bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender, yang mungkin berwarna oranye, merah, atau kecoklatan.

Rukman Nugraha, peneliti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), juga berpendapat tentang hal ini melalui laman Facebook-nya. Dia mengatakan, lebih baik menyebutnya sebagai GBT Perige saja.

"Karena memang terjadi gerhana bulan total saat bulan berada di posisi terdekatnya dengan bumi (perige). Blue moon-nya? Terserah saja (mau disebut apa). Blue moon, green moon, bulan-bulanan juga boleh kok," tulisnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Wired
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.