Kompas.com - 25/01/2018, 09:09 WIB
|
EditorGloria Setyvani Putri

KOMPAS.com -- Setelah memilah data dari misi Cassini yang mengorbit di Saturnus, peneliti dari Cornell University akhirnya berhasil memetakan permukaan satelit terbesar planet Saturnus, Titan.

Dari pemetaan topografi terbaru ini, peneliti menemukan sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya. Ternyata, Titan memiliki beberapa kemiripan dengan Bumi.

Sebagai contoh, peta tersebut memperlihatkan adanya permukaan laut yang serupa dengan planet kita ini. Meski lautan itu berisi dengan senyawa hidrokarbon yang super dingin, peneliti menemukan bahwa lautan Titan memiliki permukaan ekipotensial atau permukaan laut yang sama dengan lautan Bumi.

Baca juga:  Mengapa Wahana Antariksa Cassini Harus Dihancurkan?

Sejak Cassini memberikan foto-foto penampakan pertama Titan, para peneliti telah menggunakan citra tersebut untuk mengeksplorasi kesamaannya dengan Bumi.

Astronom Cornel Alex Hayes menyebut jika peneliti mengukur dengan seksama ketinggian permukaan cairan dengan tingkat akurasi hingga 40 sentimeter.

Selain itu, Hayes percaya bahwa mungkin saja lautan hidrokarbon di Titan mengalir dan berhubungan satu sama lain di bawah permukaan daratan yang akan memberi kesan bahwa  ada lebih banyak hidrokarbon cair di Titan daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Temuan yang telah dipublikasikan di jurnal Geophysical Research Letters ini tentunya menjadi keberhasilan dunia astronomi.

Baca juga : NASA Siapkan Dua Misi Baru untuk Teliti Bulan Terbesar Saturnus

Sebab, peneliti dapat melakukan pengamatan terhadap satelit yang berjarak 930 juta mil dari matahari.

Temuan ini juga berarti akan membuat misi Titan selanjutnya jadi lebih menarik, atau bisa jadi ini hanya permulaan untuk membuka misteri Titan yang lain. Sebab kita tidak akan tahu pasti apa yang menanti selanjutnya di satelit Saturnus sampai kita tiba di sana.

Sementara itu, mata astronom tidak hanya terpaku pada Titan. Ada satelit lain di tata surya yang memiliki karakteristik menyerupai Bumi.

Ia adalah Europa, satelit Jupiter yang juga dipercaya bisa mendukung kehidupan organik. NASA sudah berencana mengirim kendaraan luar angkasa ke sana supaya bisa mengeksplorasi satelit tersebut pada pertengahan 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Futurism


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.