Kompas.com - 17/01/2018, 18:09 WIB
Ilustrasi kanker prostat. ThinkstockIlustrasi kanker prostat.
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Kanker adalah penyakit yang ditakuti oleh banyak orang. Untuk memastikan seseorang mengidap kanker, biasanya dilakukan biopsi.

Biopsi adalah pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Namanya saja mengambil jaringan tubuh, tentunya prosedur ini cukup menyakitkan.

Namun, baru-baru ini, para peneliti membuat tes untuk mendeteksi kanker prostat tanpa melewati prosedur menyakitkan tersebut.

Menggunakan tes darah

Para peneliti dari Nottingham Trent dan University Hospitals Leicester NHS Trust menemukan bahwa sistem kekebalan tubuh seseorang berubah saat kanker hadir. Perbedaan ini bisa dilihat dalam darah penderita.

Baca juga: Para Pria, Kenalilah Gejala Kanker Prostat

Hal inilah menjadi dasar mereka mengembangkan tes darah untuk mendeteksi kanker prostat. Tes darah yang digunakan untuk deteksi kanker prostat sebelumnya dinamakan PSA.

Tes darah PSA ini mencari antigen spesifik prostat, sebuah tanda biologi yang menjadi lebih tinggi saat penyakit tersebut ada di dalam prostat seseorang.

Sayangnya, pembacaan tes ini bervariasi untuk masing-masing individu. Selain itu, antigen tersebut meningkat secara alami seiring bertambahnya usia seseorang.

"Meskipun tes darah PSA biasanya digunakan untuk menguji keberadaan kanker prostat, hal itu bisa relatif tidak spesifik," kata Profesor Graham Pockley, Direktur Pusat Penelitian Kanker John van Geest dari Nottingham Trent University dikutip dari The Telegraph, Rabu (17/01/2018).

"Tantangan khusus bagi petugas klinis adalah mendiagnosis adanya kanker prostat pada individu yang tidak memiliki gejala penyakit, namun memiliki tingkat PSA yang sedikit meningkat dalam darah. Studi ini menyoroti nilai kolaborasi seperti ini," sambungnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Fenomena
Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Fenomena
Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Kita
Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Prof Cilik
Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Kita
Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.