Kompas.com - 10/01/2018, 17:35 WIB
burung mengalami stres kronis setalah terus menerus terpapar polusi suara burung mengalami stres kronis setalah terus menerus terpapar polusi suara
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Polusi suara diketahui bisa menyebabkan stres pada manusia. Tapi ternyata hal ini dialami oleh para burung.

Sebuah penelitian terbaru menyebut bahwa burung yang terpapar kebisingan dari kompresor gas alami menunjukkan gejala yang mirip dengan manusia yang menderita gangguan stres pasca-trauma.

Pada penelitian yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, para peneliti menemukan bahwa tiga spesies burung, baik yang dewasa maupun anak burung, menunjukkan banyak tanda stres kronis yang disebabkan oleh polusi suara.

Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya hormon stres, yang dikarenakan peningkatan kecemasan, gangguan, dan kewaspadaan yang berlebih.

Baca juga: Polusi Suara Sebabkan Masalah Kesehatan Serius

Rob Guralnick, co-author penelitian ini menyebut bahwa ini merupakan penelitian pertama yang menguji hubungan kebisingan, hormon stres, dan kebugaran pada burung untuk mendeteksi predator, pesaing, dan spesies mereka sendiri.

Dalam penelitian itu, ditemukan bahwa induk burung harus memilih antara mencari makan atau menjaga anak-anaknya di sarang tidak bisa melihat apakah lingkungan mereka aman akibat polusi suara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, anak burung yang tinggal di lingkungan yang berisik memiliki ukuran tubuh lebih kecil serta bulu yang kurang berkembang. Ini tentu berpotensi untuk mengurangi peluang mereka bertahan hidup.

"Burung-burung ini tidak bisa lepas dari kebisingan. Ini terjadi terus menerus, dan benar-benar mengganggu kemampuan mereka untuk mendapat tanda dari lingkungan," ungkap Guralnick yang juga bekerja sebagai kurator asosiasi informatika keanekaragaman hayati di Florida Museum of Natural History dikutip dari Phys.org, Senin (08/01/2018).

"Mereka terus menerus stres karena mereka tidak tahu apa yang terjadi. Sama seperti stres yang konstan yang cenderung menurunkkan berbagai aspek dari kesehatan seseotang, ini secara keseluruhan memiliki efek pada kesehatan tubuh dan pikiran mereka," sambung Guralnick.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Nathan Kleist, mahasiswa doktoral di Colorado University (CU) Boulder, Amerika Serikat, mendirikan 240 kotak sarang di dekat kompresor gas. Guralnick menyebut hal tersebut memungkinakan para peneliti untuk memeriksa respon stres burung yang bersarang dalam suatu gardien terukur.

Halaman:


Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.