Kisah Panya, Gajah yang "Menumpang" Helikopter

Kompas.com - 03/01/2018, 22:04 WIB
petugas membawa seekor gajah dengan helikopter di Kenya petugas membawa seekor gajah dengan helikopter di Kenya
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Pernahkah Anda membayangkan seekor gajah yang "menumpang" helikopter? Itulah yang baru-baru ini terjadi di Kenya.

Proyek Gajah Mara, sebuah program konservasi yang berbasis di Kenya membantu gajah yang memerlukan pertolongan. Biasanya, organisasi ini menyelamatkan bayi gajah yang orang tuanya terbunuh akibat berburuan gading.

Namun pada November 2017 lalu, seekor bayi gajah yang kabur dari manusia diselamatkan oleh kelompok ini menggunakan helikopter. Hal ini dibuktikan dengan video penyelamatan bayi gajah malang tersebut.

Dalam video berdurasi 1 menit 15 detik itu, terlihat dua petugas lari dari arah hutan. Salah satunya menggendong seekor bayi gajah yang berukuran kecil menuju helikopter.

Baca juga: Nyata, Induk Gajah Ini Berterima Kasih Setelah Anaknya Diselamatkan

Bayi gajah tersebut pun diangkut menggunakan helikopter. Mereka menuju pusat penelitian taman nasional.

Selanjutnya, bayi gajah itu dibawa ke "panti asuhan" David Sheldrick Wildlife Trust di Nairobi. Di sana ia dirawat dan dimonitor semalaman.

Setelah tujuh jam berlalu, anak gajah tersebut akhirnya bisa berdiri sendiri, ungkap Marc Goss, CEO dari proyek gajah Mara.

"Intervensi dengan bayi gajah yang ditinggalkan adalah sesuatu yang teratur kami lakukan," kata juru bicara Proyek Gajah Mara dikutip dari National Geographic, Senin (01/01/2018).

"Namun, ini pertama kalinya kami memiliki anak gajah sebagai penumpang di helikopter kami, biasanya mereka sedikit terlalu besar untuk perjalanan ini," sambungnya.

Anak gajah ini lahir prematur. Karenanya, ia terlalu pendek untuk mencapai puting susu sang induk.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X