4 Tahun Menghilang, Bintang Laut Kembali ke Pantai Barat AS

Kompas.com - 27/12/2017, 19:00 WIB
Bintang LautWikipedia Bintang Laut
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

Sumber AP

KOMPAS.com - Sebuah kabar gembira dari dunia lau. Baru-baru ini dilaporkan bahwa bintang laut kembali ke daerah pantai barat Amerika Serikat setelah 4 tahun belakangan sebuah sindrom membunuh jutaan bintang laut.

Sindrom tersebut disebut Sea Star Wasting Syndrome yang terjadi pada 2013 hingga 2014. Sindrom ini menyerang bintang laut di sepanjang British Columbia hingga Meksiko.

Gejalanya, para bintang laut itu memiliki sejumlah luka dan kemudian hancur. Langan mereka bahwa berubah menjadi sebuah gumpalan lengket.

Penyebab sindrom ini sendiri masih belum jelas. Tapi para peneliti mengatakan bahwa itu mungkin disebabkan oleh virus.

Kabar baiknya adalah, spesies tersebut kini kembali ke daerah itu. Ini ditandai dengan deitemukannya bintang laut di sebuah kolam renang di California Selatan dan beberapa tempat lain pada Selasa (26/12/2017).

Baca juga: Cacing Laut Tanpa Anus Bukti Belum Meratanya Evolusi di Bumi

"Mereka kembali, waktu yang penting," kata Darryl Deleske, seorang aquarist di Cabrillo Marine Aquarium Los Angeles dikutip dari AP, Rabu (27/12/2017).

"Beberapa tahun lalu, Anda tidak akan menemukannya. Aku menyusuri jalan di sepanjang Kanada, untuk secara khusus mencari bintang laut dan tidak menemukannya," imbuhnya.

Sebelumnya, kematian massal bintang laut juga pernah dilaporkan pada 1970-an, 80-an, dan 90-an. Tapi menurut peneliti dari Universitas Santa Cruz wabah yang terjadi 2013-2014 jauh lebih besar dan luas.

Wabah ini sendiri terjadi ada Desember 2013 di California Selatan.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X