Kompas.com - 18/12/2017, 21:00 WIB
Berlari di luar ruang oneinchpunchBerlari di luar ruang
|
EditorMichael Hangga Wismabrata


KOMPAS.com -- Seperti olahraga lainnya, lari juga memberikan banyak manfaat. Mulai dari membuat tubuh bugar, mengurangi berat badan dengan membakar lemak, memperbaiki kadar gula, hingga membantu memaksimalkan kekuatan otot jantung.

Namun, patut diingat bahwa jika Anda ingin berlari, pemanasan terlebih dahulu merupakan kewajiban yang harus dilakukan untuk menurunkan risiko keram.

Baca Juga: Mengapa Pria Bisa Berlari Lebih Cepat daripada Wanita?

Meski demikian, terkadang cedera keram tetap dapat muncul meski telah melakukan pemanasan. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Rachmad Wishnu Hidayat, SpKO mengatakan, keram merupakan spasme otot atau kaku otot yang terjadi karena otot berkontraksi terlalu keras. Nyeri akibat keram bersifat lebih merata di otot, tak terjadi hanya pada satu titik.

Saat keram muncul, pelari dapat beristirahat terlebih dahulu. Lalu, minumlah minuman yang mengandung isotonik dan lakukan peregangan pada otot yang keram. Jika mampu, pijatlah otot yang keram untuk melemaskan otot.

“Yang harus dilakukan kalau mau dikompres itu kompres panas supaya ototnya rileks,” kata Wishnu dalam acara peluncuran Marathon Fit Panel di kawasan Jakarta Selatan, Mingu (17/12/2017).

Sebaliknya, Wishnu berkata bahwa kompres dingin dapat membuat otot semakin kaku.

Baca Juga: Mengapa Kucir Berayun ke Kanan dan Kiri Saat Kita Berlari?

Kompres dingin lebih disarankannya untuk keseleo pada persendian, misalnya saat melakukan lari cepat, tendon achilles robek dan menimbulkan nyeri serta pembengkakan.

“Kalau keseleo persendian bengkak. Itu baru dikompres pakai es. Jadi bukan buat keram,” kata Wishnu.

Kompres es berfungsi untuk mengurangi pembengkakan di sekitar daerah yang keseleo. Selain itu, kompres es juga berguna untuk mengurangi rasa sakit.

Setelah mengetahui cara penanganan cedera keram, Anda pun siap untuk mengikuti perlombaan lari. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Fenomena
Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Oh Begitu
Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Fenomena
BPOM: Pfizer dan AstraZeneca Sudah Bisa untuk Booster Vaksin Covid-19 Jenis Lain

BPOM: Pfizer dan AstraZeneca Sudah Bisa untuk Booster Vaksin Covid-19 Jenis Lain

Oh Begitu
Cuaca di Indonesia: Potensi Curah Hujan pada 19-24 Januari 2022

Cuaca di Indonesia: Potensi Curah Hujan pada 19-24 Januari 2022

Fenomena
Gempa Megathrust Selat Sunda Bisa Memicu Gelombang Tsunami, Ini Saran Mitigasi Menurut Ahli

Gempa Megathrust Selat Sunda Bisa Memicu Gelombang Tsunami, Ini Saran Mitigasi Menurut Ahli

Fenomena
Penjelasan Ilmiah Mengapa Gempa Dapat Mengakibatkan Tsunami

Penjelasan Ilmiah Mengapa Gempa Dapat Mengakibatkan Tsunami

Fenomena
Gempa Bumi: Penyebab, Jenis, Karakteristik, hingga Dampaknya

Gempa Bumi: Penyebab, Jenis, Karakteristik, hingga Dampaknya

Oh Begitu
2 Kematian Flu Burung H5N6 Dilaporkan China, 3 Pasien Dirawat Intensif

2 Kematian Flu Burung H5N6 Dilaporkan China, 3 Pasien Dirawat Intensif

Fenomena
Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi

Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi

Oh Begitu
Ahli Peringatkan Kepunahan Massal Keenam Sedang Berlangsung di Bumi

Ahli Peringatkan Kepunahan Massal Keenam Sedang Berlangsung di Bumi

Fenomena
Usai Matahari, China Bakal Bikin Bulan Tiruan

Usai Matahari, China Bakal Bikin Bulan Tiruan

Oh Begitu
Analisis Ulang Ungkap Dinosurus Lapis Baja Bergerak Lambat dan Tak Bisa Mendengar

Analisis Ulang Ungkap Dinosurus Lapis Baja Bergerak Lambat dan Tak Bisa Mendengar

Oh Begitu
Inti Dalam Bumi Lebih Cepat Mendingin, Apa Dampaknya?

Inti Dalam Bumi Lebih Cepat Mendingin, Apa Dampaknya?

Fenomena
[POPULER SAINS]: Kunci Penting Menurunkan Berat Badan | Peringatan Tsunami Tonga Dicabut | Riset Vaksin Booster

[POPULER SAINS]: Kunci Penting Menurunkan Berat Badan | Peringatan Tsunami Tonga Dicabut | Riset Vaksin Booster

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.