Anda Benar, Otak Remaja Tidak Bisa Bedakan Mana yang Penting dan Tidak

Kompas.com - 05/12/2017, 11:54 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorGloria Setyvani Putri

KOMPAS.com -- Remaja sering diidentikkan dengan tingkah sembrono. Sebagai contoh, mereka mungkin tahu bahwa sekolah itu penting, tapi untuk belajar saja banyak sekali halangan dan pengalihannya.

Hal ini mungkin karena otak mereka belum cukup berkembang untuk menilai dengan tepat seberapa besar hal yang dipertaruhkan. Pola pikir ini berbanding lurus dengan tingkah mereka yang sembrono dan bertindak semaunya.

Sebaliknya, orang dewasa pada umumnya lebih bisa membaca situasi dan tahu kapan memberi waktu ekstra atau fokus lebih untuk menyelesaikan persoalan.

Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa bila potensi imbalan atau kerugian lebih tinggi, orang dewasa akan melakukan tugasnya dengan lebih baik. Namun hal ini tidak terjadi bagi remaja.

Baca juga: Benarkah Media Sosial Bisa Picu Remaja untuk Bunuh Diri ?

Catherine Insel dan koleganya dari Harvard University, meminta remaja berusia 13-20 tahun untuk bermain game saat berbaring di pemindai otak fMRI.

Dalam beberapa putaran permainan, para peserta bisa mendapatkan 20 sen dollar AS untuk respons yang benar, dan kehilangan 10 sen dollar AS untuk respons yang salah.

Namun, dalam putaran dengan taruhan yang lebih tinggi, respons yang benar akan mendapatkan 1 dollar AS, sedangkan jawaban salah akan membuat partisipan kehilangan 50 sen dollar AS.

Tim tersebut menemukan bahwa peserta yang lebih tua memiliki performa yang lebih baik dalam putaran dengan taruhan yang lebih tinggi, sedangkan peserta yang lebih muda tidak mau mengubah kinerjanya.

"Menariknya, kemampuan untuk menyesuaikan kinerja sesuai taruhan saat bermain muncul secara bertahap pada masa remaja," ungkap Insel dikutip dari New Scientist, Selasa (28/11/2017).

Ketika tim tersebut melihat aktivitas otak para peserta, mereka menemukan bahwa kemampuan untuk memperbaiki kinerja terkait dengan perkembangan otak. Perkembangan tersebut utamanya pada wilayah yang disebut jaringan kortikostriatal.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X