Verrianto Madjowa
Penulis

Pengamat kelautan dan perikanan. Menulis buku tentang Kelautan dan Perikanan, Bunaken, Tambang (2001), Open Data Pemilu (2015), Pemilu Gorontalo (2015), dan sejarah Gorontalo.

Apa Kabar Ikan Raja Laut, Hewan Purba di Laut Sulawesi?

Kompas.com - 21/11/2017, 18:00 WIB
Pengunjung melihat replika ikan purba jenis coelacanth yang dikenal sebagai sea king (Latimeria menadoensis) pada Pameran Iptek dan Industri Bahari 2008 di Surabaya, yang berlangsung sampai Minggu (8/6/2008). Ikan langka dari zaman prasejarah yang ditemukan di perairan Sulawesi Utara itu kini menjadi simbol kekayaan bahari Indonesia untuk dunia ilmu pengetahuan. KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Pengunjung melihat replika ikan purba jenis coelacanth yang dikenal sebagai sea king (Latimeria menadoensis) pada Pameran Iptek dan Industri Bahari 2008 di Surabaya, yang berlangsung sampai Minggu (8/6/2008). Ikan langka dari zaman prasejarah yang ditemukan di perairan Sulawesi Utara itu kini menjadi simbol kekayaan bahari Indonesia untuk dunia ilmu pengetahuan.
EditorYunanto Wiji Utomo

 

Pada 1938, Coelecanth pernah menjadi perhatian para ahli kelautan lantaran ditemukan lagi fosil hidup di Mozambik. Setelah Mozambik, ikan ini ditemukan lagi di Pulau Komoro.

Coelecanth termasuk ikan yang malas bergerak. Ciri fisiknya berbeda dari kebanyakan ikan yang umumnya hanya memiliki enam sirip.

Coelecanth mempunyai tujuh sirip. Masing-masing di bagian depan bawah dua sirip, atau dua sirip dan sirip ekor agak bulat.

Ciri lainnya, sirip ikan ini memiliki daging. Sisiknya berduri dengan warna coklat berbintik putih.

Habitat ikan ini di laut Afrika, dengan nama ilmiah Latimeria chalumnae, hidup di kedalaman 100 meter pada suhu air 18 derajat Celcius. Raja laut mencari makan di malam hari.

Sebaran ikan raja laut ada di perairan Kenya, Tanzania, Komoro, Mozambik, Madagaskar dan Afrika Selatan. Riset selanjutnya, ikan raja laut juga ditemukan di Buol, Sulawesi Tengah, dan di Biak, Papua.

Laut Sulawesi termasuk dalam Kawasan Segitiga Terumbu Karang (The Coral Triangle) yang memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi.

Kawasan ini memiliki permodelan yang khas di darat dan laut, yang dikenal dengan garis Wallace dan Arlindo (Arus Lintas Indonesia, Indonesian Through Flow).

Ikan raja laut bisa saja terbawa arus. Namun, catatan menarik dari temuan ikan raja laut ini mengindikasikan terdapat ruang hidup yang sama di Laut Afrika dan Laut Sulawesi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.