Kompas.com - 17/11/2017, 11:23 WIB
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com -- Para astronom menemukan sebuah planet baru yang diketahui memiliki suhu udara tergolong sedang dan ukuran yang mirip dengan bumi.

Hal ini kemudian memicu pertanyaan, bisakah dijadikan tempat tinggal?

Disebut Ross 128b, planet baru tersebut ditemukan para astronom pada 2016 melalui La Silla Observatory, Chile, dengan spektograf HARPS. Ia mengorbit bintang Proxima Virginis atau Ross 128 yang karakternya lebih redup dari Matahari.

Nicola Astudillo-Defru dari Observatorium Jenewa, Swiss, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer di Ross 128b belum diketahui secara pasti, terutama apakah planet tersebut memiliki sumber air atau tidak yang mendukung kehidupan makhluk hidup.

"Kita masih perlu tahu seperti apa atmosfer di planet Ross 128b. Tergantung pada komposisinya, pantulan awannya, dan apakah ada persediaan air yang mampu menopang kehidupan seperti bumi, atau steril seperti kondisi di Venus," kata Nicola seperti dikutip dari BBC, Rabu (15/11/2017).

Baca juga: 20 Planet Baru Mirip Bumi Ditemukan, Bisakah Ditinggali?

Dalam laporan yang diterbitkan melalui jurnal Astronomy & Astrophysics, Ross 128b diketahui memiliki massa 1,35 lebih besar massa bumi. Planet di luar tata surya kita ini mengorbit 20 kali lebih dekat pada bintangnya dibandingkan bumi dengan matahari.

Akan tetapi, karena kondisi bintangnya yang lebih redup, planet Ross 128b hanya menerima radiasi 1,38 kali lipat dari radiasi yang diterima bumi. Hal inilah yang membuat membuat suhu di Ross 128b antara -60 hingga 20 derajat celcius. Suhu ini dianggap paling mendekati bumi.

Ilmuwan sebetulnya telah menemukan beberapa planet di luar tata surya kita yang memiliki suhu sedang, tetapi ternyata mereka memiliki tingkat radiasi lebih tinggi dari bumi.

Proxima B, misalnya. Planet ini merupakan salah satu exoplanet (planet di luar tata surya kita) yang memiliki suhu ringan. Sayangnya, tingkat radiasi ultraviolet di planet tersebut 30 kali lebih tinggi dari bumi.

Di lain sisi, Ross 128 merupakan bintang dekat yang "paling tenang" untuk menjadi tuan rumah exoplanet beriklim sedang.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Astronom Cari Meteorit Antarbintang Menggunakan Magnet Besar, Untuk Apa?

Astronom Cari Meteorit Antarbintang Menggunakan Magnet Besar, Untuk Apa?

Fenomena
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan, Berpotensi Sebabkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Berikut

BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan, Berpotensi Sebabkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Berikut

Fenomena
Badai Matahari Dilaporkan Hantam Medan Magnet Bumi, Apa Dampaknya?

Badai Matahari Dilaporkan Hantam Medan Magnet Bumi, Apa Dampaknya?

Fenomena
Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

Oh Begitu
Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Kita
Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Kita
Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Kita
Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.4.6 Belum Ada di Indonesia

Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.4.6 Belum Ada di Indonesia

Oh Begitu
Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa pada 10-11 Agustus

Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa pada 10-11 Agustus

Fenomena
Puncak Hujan Meteor Perseid Terjadi 13 Agustus, Catat Waktu untuk Menyaksikannya

Puncak Hujan Meteor Perseid Terjadi 13 Agustus, Catat Waktu untuk Menyaksikannya

Fenomena
Gunung Ibu Alami Erupsi, Ini Rekomendasinya

Gunung Ibu Alami Erupsi, Ini Rekomendasinya

Oh Begitu
China Deteksi Virus Zoonosis Langya pada 35 Orang, Apa Gejalanya?

China Deteksi Virus Zoonosis Langya pada 35 Orang, Apa Gejalanya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.