Kompas.com - 09/11/2017, 20:17 WIB

Saat partikel dari gelembung hujan terlepas, bukan hanya melepas aroma segar, melainkan juga bisa melepaskan bakteri dan virus. Namun, peneliti masih melakukan penelitian lanjutan terkait hal tersebut.

Baca Juga: Hati-hati, Penyakit Langganan pada Musim Hujan

Para peneliti juga mengamati bahwa saat hujan ringan atau sedang, udara lebih segar daripada saat hujan deras.

Ini disebabkan oleh partikel hasil interaksi gelembung udara dan tanah pada hujan ringan partikelnya mudah terbawa angin.

"Hujan terjadi setiap hari, di belahan bumi lainnya. Dan, proses menarik, ini sebetulnya sering kita temui, tetapi justru terlewatkan," kata Cullen Buie, asisten profesor di Fakultas Teknik Mesin di MIT.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.