Kompas.com - 02/11/2017, 08:07 WIB
Kepiting kelapa menyambar burung booby yang sedang tidur di dahan pohon National GeographicKepiting kelapa menyambar burung booby yang sedang tidur di dahan pohon
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Fenomena ini membuktikan bahwa kepiting kelapa merupakan omnivora oportunistik. Bisa jadi, inilah yang memengaruhi tempat burung-burung bersarang, tulis Laidre dalam penelitian yang diterbitkan pada Rabu (1/11/2017) di Frointers in Ecology and the Environment.

Burung dapat terbang dari satu pulau ke pulau lainnya, tetapi kepiting kelapa terjebak di pulau tempat mereka dilahirkan karena tidak dapat bernapas di bawah air.

Laidre mengamati bahwa di pulau-pulau tempatnya menemukan puluhan kepiting kelapa, tidak ada burung yang bersarang di tanah. Sebaliknya, di tempat dia menemukan sarang burung di tanah, Laidre tidak dapat mengamati kepiting apapun.

Para burung tampaknya sengaja memilih bersarang di sebuah pulau yang memiliki kepiting.

Status kepiting kelapa sendiri tidak diketahui. Daftar merah  International Union for Conservation of Nature (IUCN) mencatat kepiting sebagai spesies yang "kekurangan data". Namun, predasi oleh manusia dan kerusakan habitat diduga mengurangi jumlah mereka.

Laidre berkata bahwa kepiting kelapa mungkin menakutkan bagi hewan lain, tetapi tidak bagi manusia.

Baca juga: Rahasia Kehebatan Hiu dan Kerabatnya dalam Memburu Mangsa Terungkap

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka tidak agresif, mereka hanya penasaran. Mereka tidak datang dan melompat dan mencoba menyerang Anda. Kepiting kelapa seharusnya lebih takut pada manusia," kata Laidre.

Laidre berkata bahwa langkah selanjutnya dalam mempelajari kepiting ini adalah memasang perangkap kamera di dekat habitat mereka sehingga para ilmuwan dapat mengamati.

Tidak ada seorang pun yang secara formal pernah mempelajari liang kepiting kelapa atau melihat bagaimana mereka berkomunikasi. Kemungkinan, hewan ini besar dan kawin dalam liang tersebut.

"Ada lebih banyak informasi yang perlu kita kumpulkan, tapi mereka terlalu dingin," kata Laidre.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Oh Begitu
Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Oh Begitu
BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

Fenomena
Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Oh Begitu
Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.