Kompas.com - 28/10/2017, 11:08 WIB
Monyet titi, salah satu primata monogami Monyet titi, salah satu primata monogami
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com - Kecemburuan. Kita semua pernah berhadapan dengan emosi ini. Dalam sebuah hubungan, cemburu muncul karena emosi yang lebih kuat dan mendasar, seperti rasa iri, ketidaknyamanan, kemarahan, atau ketakutakn ditinggal dan ditolak.

Psikolog berkata bahwa cemburu itu sama seperti emosi yang lain, tidak baik tetapi juga tidak buruk. Ini merupakan sifat yang timbul karena reaksi akan sesuatu.

Namun, dari otak sebelah manakah cemburu berasal?

Berbekal rasa penasaran tersebut, para peneliti dari Universitas California Davis memutuskan untuk mempelajari monyet titi dan mengidentifikasikan syaraf kecemburuan pada primata yang mirip 96 persen dengan manusia tersebut.

BACA: Berduka, Monyet Jambul Makan Mayat Anaknya Sendiri

Monyet titi (Callicebus cupreus) berasal dari lembah sungai Amazon, Brasil. Dia merupakan salah satu dari segelintir primata yang mempraktikkan monogami seumur hidup.

Seperti manusia, monyet ini membentuk ikatan yang erat dalam hubungan dan menjadi marah saat berpisah dengan pasangannya. Monyet titi jantan bahkan dikenal selalu siap menjaga pasangannya dari bahaya.

Peneliti di Pusat Penelitian Primata National California di UC Davis memublikasikan hasil penelitian mereka di jurnal online Frontiers in Ecology and Evolution.

Dilansir dari Big Think 26 Oktober 2017, peneliti utama Dr Karen Bales mengatakan, mereka memiliki perilaku dan emosi seperti yang kita rasakan. Pasangan monyet titi saling menjaga pasangannya, dan monyet titi jantan menunjukkan respons cemburu. Mereka mengibas-ngibaskan ekor dan membungkukkan punggung saat cemburu.

Untuk membangkitkan emosi cemburu, Dr Bales dan rekannya menempatkan setiap monyet betina dengan seekor monyet jantan asing di tempat yang sama selama setengah jam. Keduanya dapat dilihat oleh pasangan dari betina tersebut dengan jelas.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Big think
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.