Sering Lewatkan Sarapan? Hati-hati, Pembuluh Darah Bisa Menyempit

Kompas.com - 16/10/2017, 18:00 WIB
Ilustrasi makanan diet DragonImagesIlustrasi makanan diet
|
EditorYunanto Wiji Utomo

Kelompok ketiga merupakan orang-orang yang selalu sarapan dengan makanan berenergi tinggi.  

Dari penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa orang yang melewatkan sarapan memiliki plak 1,5 lebih banyak di pembuluh arteri mereka.

Orang-orang yang melewatkan sarapan juga cenderung mengalami obesitas dan makan lebih banyak di waktu yang tidak biasa.

Fuster menambahkan, "Melewatkan sarapan sendiri sebenarnya bukan masalah. Masalahnya adalah apa yang Anda makan setelah itu."

Kebanyakan orang yang melewatkan sarapannya kemudian memiliki pola makan yang tidak baik seperti megkonsumsi daging merah secara berlebihan.

Sementara orang-orang yang sarapan dengan makanan berenergi rendah juga mengalami peningkatan risiko penyempitan arteri. Namun, lebih kecil dibandingkan yang tidak sarapan.

Sedangkan orang-orang yang sarapan dengan makanan berenergi tinggi memiliki plak pada arteri paling sedikit.

American Heart Association dalam laporannya pada Januari 2017 menyarankan untuk mengkonsumsi lebih banyak kalori di awal hari karena baik bagi kesehatan jantung.

Dilansir dari Livescience, Jose Penalvo, seorang asisten profesor di Friedman School of Nutrition Science and Policy di Tufts Boston University menyarankan sarapan pagi dengan omelet sayuran, roti gandum utuh atau semangkuk sereal gandum dengan buah atau kacang-kacangan, serta kopi atau jus.

Makanan tersebut merupakan makanan yang jadi pedoman dalam penelitian keterkaitan sarapan dengan penyakit jantung ini.

Sayangnya, penelitian ini dianggap masih memiliki keterbatasan. Hal tersebut karena hanya sedikit saja orang yang punya kebiasaan melewatkan sarapan dalam penelitian tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X