Spesies Katak Baru Ditemukan, Berhidung Mirip Babi dan Berwarna Ungu

Kompas.com - 25/08/2017, 16:08 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Kecebong menggunakan mulut aneh mereka untuk menempel di batu di balik air terjun yang tercipta oleh hujan lebat. Mereka kemudian memakan rumput dengan gigi mungil mereka. Kecebong-kecebong ini akan bertahan di tebing selama 120 hari.

"Ini adalah spesies yang paling lama muncul di permukaan tanah selama masa hidupnya. Baru setelah fase larva, mereka akan menghabiskan hidup di bawah tanah," kata Karthikeyan Vasudevan, ahli biologi yang bergabung dalam penelitian ini.

(Baca juga: Sebening Kaca, Anda Bisa Melihat Jantung Katak Ini Lewat Perutnya)

Dunia katak yang luar biasa

Penemuan katak ungu ini juga merupakan bukti bagaimana menakjubkannya katak dalam beradaptasi. Jodi Rowley, ahli biologi amfibi di Museum Australia dan National Geographic Explorer mengungkapkan bahwa ada spesies katak di seluruh dunia yang bisa bersembunyi untuk mengindari kekeringan.

Namun, katak ungu Bhupathy punya cara hidup lain yang ekstrem dengan tinggal di bawah tanah. "Spesies katak ungu telah berkembang secara independen untuk waktu yang lama. Kerabat dekat mereka tidak berada di India tapi Seychelles, yang lebih dekat ke Afrika daripada India," katanya.

Secara keseluruhan, spesies baru ini menunjukkan betapa sedikitnya yang kita ketahui mengenai katak. "Meski menjadi salah satu kelompok binatang yang terancam punah di planet ini, kita masih belum tahu berapa banyak spesies katak dan amfibi lainnya. Semoga penemuan ini mengilhami generasi berikutnya untuk menemukan spesies baru lain," pungkas Rowley.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.