Indonesia Penghasil Emisi Karbon Tertinggi Keenam di Dunia

Kompas.com - 15/10/2014, 19:55 WIB
Pemanasan global GreenpacksPemanasan global
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — World Resources Institute (WRI) di Washington DC melaporkan emisi karbon dioksida (CO2) negara-negara di dunia sejak 1850 hingga 2011 lewat peta interaktif.

Peta interaktif tersebut mengungkap bahwa emisi gas rumah kaca di dunia mengalami perubahan drastis selama 160 tahun terakhir. Negara berkembang mengalami peningkatan emisi yang cukup besar.

Dilansir Daily Mail pada Jumat (3/10/2014), Tiongkok duduk sebagai negara penghasil emisi terbesar, lebih dari 10,26 miliar ton. India duduk di posisi keempat yang mengeluarkan emisi sebesar 2,4 miliar ton.

Sementara itu, Indonesia menghasilkan 2,05 miliar ton emisi, menjadikannya negara nomor enam penghasil emisi terbesar. Brasil duduk di peringkat ketujuh dengan 1,419 miliar ton.

Total emisi CO2 dunia sebesar 46 miliar ton. Tahun 1990-an, sekitar dua pertiga dari emisi CO2 berasal dari negara-negara maju. Kini, emisi negara berkembang mulai meningkat.

Emisi negara maju tak bisa dibilang menurun. Amerika menjadi penghasil emisi terbesar kedua dengan total 6,2 miliar ton, sedangkan Uni Eropa di posisi kedua terbesar dengan 4,3 miliar ton.

Lalu, Rusia menghasilkan 2,2 miliar ton emisi karbon. Jepang di posisi delapan dengan 1,17 miliar CO2. Sementara itu, Kanada berada di posisi kesembilan dengan 847 juta ton karbon, disusul Jerman berada di urutan ke-10 dengan 806 juta ton.

WRI menggunakan WRI Ciat 2.0 untuk mengolah data dari pemerintah, lembaga riset, dan badan internasional yang mengukur emisi gas rumah kaca dari tahun 1990 hingga 2011.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Oh Begitu
Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Kita
Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Oh Begitu
Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X