Gempa Sintang Sabtu Malam, Bukti Kalimantan Tak Sepenuhnya Aman Lindu

Kompas.com - 23/02/2020, 20:57 WIB
Ilustrasi gempa, gempa Banten ShutterstockIlustrasi gempa, gempa Banten

KOMPAS.com - Wilayah Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat diguncang gempa tektonik berkekuatan M 3,5 pada Sabtu malam (22/2/2020) pukul 22.36.59 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa lokasi episenter gempa ini terletak pada koordinat 0,58 Lintang Utara dan 111,33 Bujur Timur pada kedalaman 10 kilometer.

Salah seorang warga Dusun Sepan Kebantan, Desa Sungai Deras, Kecamatan Ketungau Hilir melaporkan telah merasakan adanya guncangan gempa sekitar pukul 22.36 WIB.

Warga yang belum tidur saat itu sempat panik dan berupaya membangunkan anggota keluarga lainnya untuk segera keluar rumah.

Guncangan yang terjadi diperkirakan mencapai skala intensitas II MMI yang artinya guncangan dirasakan oleh warga meski tidak menimbulkan kerusakan.

Baca juga: Gempa Hari Ini: Bolaang Mongondow 2 Kali Diguncang Gempabumi

Guncangan gempa ini dicatat dengan baik oleh sensor seismik milik BMKG di Pulau Kalimantan seperti stasiun seismik: KSM, SBM, DBKI, dan BBKI.

"Bentuk gelombang dari masing masing sensor mencatat adanya gelombang P dan S yang sangat jelas mencerminkan adanya penyesaran batuan. Sehingga gempa ini murni gempa tektonik," jelas Daryono selaku Kepala Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG kepada Kompas.com, Minggu (23/2/2020) dalam keterangan resminya.

Daryono menjelaskan, lokasi episenter dan kedalaman hiposenter yang dangkal menandakan bahwa gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif di daerah Sintang.

Sintang kini seolah menjadi wilayah rawan gempa, karena gempa yang terjadi tadi malam adalah gempa kedua yang terjadi sejak setahun lalu.

Pada 17 Maret 2019 Kabupaten Sintang juga diguncang gempa dangkal dengan magnitudo M 3,1.

"Jika kita mencermati peta geologi Provinsi Kalimantan Barat, tampak bahwa lokasi episenter gempa Sintang berada pada jalur sesar naik. Struktur sesar ini berarah tenggara-barat laut. Sehingga sangat mungkin peristiwa gempa tektonik yang mengejutkan warga tadi malam memiliki kaitan dengan struktur sesar lokal," terang Daryono.

Baca juga: Setelah Halmahera Utara, Bima Juga Diguncang Gempa Sore Ini

Kalimantan tak sepenuhnya aman gempa

Pulau Kalimantan memang tidak sepenuhnya aman gempa.

Catatan BMKG mencatat bahwa gempa merusak juga pernah terjadi di Provinsi Kalimantan Barat. Gempa Kendawangan Kalimantan Barat, terjadi 24 Juni 2016.

Gempa dangkal berkekuatan M 5,1 kala itu menyebabkan beberapa rumah rusak di derah Kandawangan Kalimantan barat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X