Update Virus Corona 10 Februari: 910 Tewas, 40.553 Positif Terinfeksi

Kompas.com - 10/02/2020, 10:57 WIB
Warga mengantre untukmembeli masker di tengah merebaknya virus corona di Hong Kong, pada 1 Februari 2020. REUTERS/TYRONE SIUWarga mengantre untukmembeli masker di tengah merebaknya virus corona di Hong Kong, pada 1 Februari 2020.
  1. China: 40.171 terinfeksi dan 908 meninggal (97 kematian baru)
  2. Jepang: 96 terinfeksi
  3. Singapura: 43 terinfeksi
  4. Thailand: 32 terinfeksi
  5. Hong Kong: 36 terinfeksi dan 1 meninggal
  6. Korea Selatan: 27 terinfeksi
  7. Taiwan: 18 terinfeksi
  8. Australia: 15 terinfeksi
  9. Malaysia: 17 terinfeksi
  10. Jerman: 14 terinfeksi
  11. Vietnam: 14 terinfeksi
  12. Amerika Serikat: 12 terinfeksi
  13. Makau: 10 terinfeksi
  14. Kanada: 7 terinfeksi
  15. Perancis: 11 terinfeksi
  16. Uni Emirat Arab: 7 terinfeksi
  17. Filipina : 3 terinfeksi dan 1 meninggal
  18. Inggris: 4 terinfeksi
  19. Italia: 3 terinfeksi
  20. India: 3 terinfeksi
  21. Rusia: 2 terinfeksi
  22. Finlandia: 1 terinfeksi
  23. Swedia: 1 terinfeksi
  24. Sri Lanka: 1 terinfeksi
  25. Kamboja: 1 terinfeksi
  26. Nepal: 1 terinfeksi
  27. Spanyol: 2 terinfeksi
  28. Belgia: 1 terinfeksi

Kabar baiknya, orang yang dinyatakan sembuh dari virus corona Wuhan pun terus bertambah.

Jika pada Minggu (9/2/2020) tercatat sedikitnya 2.685 orang dinyatakan sembuh dan sehat, pada hari ini angka itu bertambah menjadi 3.324 orang.

Baca juga: Update Virus Corona 9 Februari: 813 Meninggal, Terinfeksi 37.552 Orang

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mempercepat penelitian dan inovasi untuk mengatasi virus corona baru yang kali pertama menyebar dari Kota Wuhan, China.

Berdasarkan siaran berita di situ WHO, Kamis (6/2/2020), WHO mengadakan forum penelitian dan inovasi global untuk memobilisasi aksi tanggap internasional terhadap virus corona baru.

"Memanfaatkan kekuatan sains sangat penting untuk mengendalikan wabah (virus corona) ini," ujar Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Menurut dia, ada alat yang sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan secepat mungkin.

WHO memainkan peran penting dalam koordinasi untuk menyatukan komunitas ilmiah guna mengidentifikasi penelitian utama untuk mengatasi virus ini.

Forum ini akan diselenggarakan pada 11-12 Februari 2020 di Jenewa, di mana akan mempertemukan para ilmuwan dunia dan sejumlah pihak.

Tujuan diselenggarakannya forum ini oleh WHO adalah mengejar penelitian terhadap virus 2019-nCoV guna pengembangan vaksin, terapi, dan diagnostik dari virus corona baru ini.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X