Update Virus Corona 7 Februari: 31.493 Orang Terinfeksi, 638 Meninggal

Kompas.com - 07/02/2020, 18:03 WIB
Kapal pesiar, Diamond Princess, terlihat berlabuh di Pelabuhan Yokohama, setelah 10 orang di dalamnya positif terinfeksi virus corona. Kim Kyung-Hoon/ReutersKapal pesiar, Diamond Princess, terlihat berlabuh di Pelabuhan Yokohama, setelah 10 orang di dalamnya positif terinfeksi virus corona.
  1. China : 31,173 terinfeksi dan 636 meninggal 
  2. Jepang : 86 terinfeksi
  3. Singapore : 30 terinfeksi
  4. Thailand : 25 terinfeksi
  5. Hong Kong : 24 terinfeksi dan 1 meninggal
  6. Korea Selatan : 24 terinfeksi
  7. Taiwan : 16 terinfeksi
  8. Australia : 15 terinfeksi
  9. Malaysia : 14 terinfeksi
  10. Germany : 13 terinfeksi
  11. Vietnam : 12 terinfeksi
  12. Amerika Serikat : 12 terinfeksi
  13. Macau : 10 terinfeksi
  14. Kanada : 7 terinfeksi
  15. Prancis : 6 terinfeksi
  16. Arab Saudi : 5 terinfeksi
  17. Filipina : 3 terinfeksi dan 1 meninggal
  18. Inggris : 3 terinfeksi
  19. Italia : 3 terinfeksi
  20. India : 3 terinfeksi
  21. Rusia : 2 terinfeksi
  22. Finlandia : 1 terinfeksi
  23. Swedia : 1 terinfeksi
  24. Sri Lanka : 1 terinfeksi
  25. Kamboja : 1 terinfeksi
  26. Nepal : 1 terinfeksi
  27. Spanyol : 1 terinfeksi
  28. Belgia : 1 terinfeksi

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) akan mempercepat penelitian dan inovasi untuk mengatasi virus corona baru yang kali pertama menyebar dari kota Wuhan, China.

Berdasarkan siaran berita di situ WHO, Kamis (6/2/2020), WHO mengadakan forum penelitian dan inovasi global untuk memobilisasi aksi tanggap internasional terhadap virus corona baru (Novel coronavirus).

Baca juga: Ahli Jelaskan Kapan Vaksin Virus Corona Selesai dan 4 Pertanyaan Lainnya

"Memanfaatkan kekuatan sains sangat penting untuk mengendalikan wabah (virus corona) ini," ujar Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Menurutnya, ada alat yang sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan secepat mungkin. WHO memainkan peran penting dalam koordinasi untuk menyatukan komunitas ilmiah guna mengidentifikasi penelitian utama untuk mengatasi virus ini.

Forum ini akan diselenggarakan pada 11-12 Februari 2020 di Jenewa. Di mana akan mempertemukan para ilmuwan dunia dan sejumlah pihak.

Tujuan diselenggarakannya forum ini oleh WHO adalah mengejar penelitian terhadap virus 2019-nCoV, guna pengembangan vaksin, terapi dan diagnostik dari virus corona baru ini.

Baca juga: Dampak Virus Corona, Banyak Wisatawan Batalkan Kunjungan ke Kalbar Jelang Cap Go Meh

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X