MSG hingga Kimchi, Aneka Mitos Makanan Penyebab serta Penyembuh Kanker

Kompas.com - 06/02/2020, 13:03 WIB
Sawi Kimchi Dok. SamWon ShopSawi Kimchi

KOMPAS.com - Gaya hidup sehat termasuk menjaga pola makan menjadi salah satu proteksi diri agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk kanker.

Namun di kalangan masyarakat, terdapat banyak disinformasi mengenai makanan penyebab serta penyembuh kanker.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat, Prof DR dr Aru Wisaksono Sudoyo SpPD, mengingatkan ada beberapa mitos dan fakta yang perlu Anda ketahui terkait penyebab dan pengobatan penyakit kanker.

Berikut mitos dan fakta makanan yang dapat menyebabkan ataupun menjadi pemicu kanker.

1. MSG (Monosodium glutamate)

MSG atau penyedap rasa selalu disebut-sebut sebagai sumber dari berbagai penyakit, salah satunya kanker. Namun hal ini dibantah oleh Aru.

"MSG itu tidak menyebabkan kanker," ujarnya.

FDA telah menyataan MSG sebagai bahan makanan yang aman digunakan secara umum dengan laberl resmi GRAS. Keputusan FDA ini disepakati pula oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Pertanian dan Makanan (FAO), serta Kementerian Kesehatan RI.

Baca juga: MSG Tidak Berbahaya untuk Kesehatan?

Kendati demikian, mengkonsumsi MSG secara berlebihan juga meningkatkan risiko obesitas, diabetes, kerusakan hati, chinese restaurant syndrome, hipertensi, dan sakit kepala.

Untuk diketahui, chinese restaurant syndrome adalah sekumpulan gejala yang dialmi seseorang setelah mengonsumsi makanan dari restoran makanan Cina yang mengandung banyak micin.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X