Studi Ungkap Bagaimana Virus Corona Wuhan Menginfeksi Manusia

Kompas.com - 26/01/2020, 10:20 WIB
Dampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di China Hollywoodreporter.comDampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di China

Mereka mencatat, ada jarak genetik yang cukup besar antara 2019-nCoV dengan SARS-CoV yang menginfeksi manusia. Bahkan, lebih banyak perbedaan dengan MERS-CoV.

Analisis genetik menimbulkan pertanyaan lain, apakah 2019-nCoV mengadopsi mekanisme yang sama dengan SARS-CoV atau MERS-CoV yang digunakan untuk transmisi lintas spesies dan manusia. Ataukah 2019-nCoV memiliki mekanisme sendiri? Itu masih menjadi misteri.

Dalam SARS-CoV, protein lonjakan (S-protein) sangat penting bagi virus untuk menempel pada reseptor sel inang.

Para peneliti mengevaluasi kemampuan S-protein pada 2019-nCoV berinteraksi dengan reseptor sel manusia.

Hasilnya, meski ada peningkatan S-protein, tapi di 2019-nCoV tidak menunjukkan lonjakan sebanyak SARS-CoV.

Namun para peneliti mencatat, S-protein pada 2019-nCoV mendukung interaksi yang kuat dengan reseptor sel manusia yang menimbulkan risiko kesehatan signifikan, termasuk penularan penyakit.

Baca juga: Masker Bedah, Bisakah Dipakai untuk Cegah Penularan Virus Corona?

Otoritas kesehatan China mengumumkan, pada Sabtu (25/1/2020) terdapat lebih dari 2.000 kasus pneumonia Wuhan di China dan belasan negara lain.

Berikut daftarnya seperti dilansir CNet:

  1. China: 1.985 kasus terinfeksi 2019-nCoV
  2. Thailand: 7 terinfeksi 2019-nCoV
  3. Australia: 4 terinfeksi 2019-nCoV
  4. Malaysia: 3 terinfeksi 2019-nCoV
  5. Singapura: 3 terinfeksi 2019-nCoV
  6. Perancis: 3 terinfeksi 2019-nCoV
  7. Vietnam: 2 terinfeksi 2019-nCoV
  8. Jepang: 3 terinfeksi 2019-nCoV
  9. Korea Selatan: terinfeksi 2019-nCoV
  10. AS: 2 terinfeksi 2019-nCoV
  11. Nepal: 1 terinfeksi 2019-nCoV
  12. Kanada: 1 orang diduga terinfeksi 2019-nCoV
  13. Taiwan: 1 orang terinfeksi 2019-nCoV

Sementara itu, pasien berinisial R (35) yang diisolasi di RSPI Sulianti Saroso dinyatakan tidak terjangkit virus Corona.

Hal itu disampaikan Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso dr Diany Kusmowardhani.

"Pasien tersebut bukan suspect nCoV. Hasil pemeriksaan PCR menunjukkan negative virus Corona," kata Diany saat dikonfirmasi, Minggu (26/1/2020).

Namun, tidak disebutkan kondisi terakhir dari pasien yang dirawat di ruang isolasi tersebut.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Xinhuanet
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X