Antisipasi Virus Corona, Ini 3 Langkah Pemerintah di Pintu Masuk Negara

Kompas.com - 23/01/2020, 19:05 WIB
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menunjukan monitor alat deteksi suhu tubuh atau thermoscan di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020).  Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang pesawat internasional untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona yang berasal dari Wuhan, China. ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGROPetugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menunjukan monitor alat deteksi suhu tubuh atau thermoscan di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020). Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang pesawat internasional untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona yang berasal dari Wuhan, China.

Dalam proses ini akan diperiksa secara dini keluhan seperti apa yang dialami dari orang yang bersangkutan, karena gejala pneumonia Wuhan berupa demam tinggi, batuk, sesak napas, lemas yang hampir sama dengan gejala pneumonia pada umumnya.

Orang yang mengalami gejala tersebut, akan diberikan yellow card (kartu kuning) dari pihak pelabuhan dan bandara untuk dicek selama dua minggu ke depan tentang kondisi tubuhnya.

Namun, pada kondisi yang memang dibutuhkan penanganan medis lanjutan, pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit yang telah disiapkan.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Sudah Terdeteksi di Mana Saja?

3. Penanganan medis

Dalam penanganan medis ini, ahli medis akan melakukan penanganan pengobatan gejala yang ada.

"Virus ini kan belum ada vaksin dan juga obatnya (pembunuh virus corona), jadi nanti kalau ada yang diduga, akan diobati ya gejala penyakitnya," kata Vensya.

Vensya juga menyebutkan sekitar 119 rumah sakit telah disiap siagakan untuk dapat melakukan antisipasi dalam menghadapi jika penyebaran virus corona ini terjadi.

Rencana ke depan

Selain melakukan persiapan kesiagaan berbagai sektor, diharapkan agar ketika ada dugaan seseorang terinfeksi virus corona di Indonesia, setiap sektor diminta untuk melakukan pembaharuan standar operasional prosedur dalam penanganan virus ini.

"Jadi, ini nanti setiap negara akan melaporkan bagaimana hasilnya dan penganannya, karena ini masalah global jadi kita hadapi dengan tanggap bersama-sama (negara lain)," tutur Anas.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X