Viral Awan Hitam Besar di Langit Surabaya, Begini Penjelasannya

Kompas.com - 08/01/2020, 18:28 WIB
Awam cumulonimbus di Surabaya, Senin (6/1/2020). Awam cumulonimbus di Surabaya, Senin (6/1/2020).

KOMPAS.com - Dua hari terakhir, jagat maya dihebohkan dengan munculnya awan hitam besar disertai angin kencang.

Salah satu akun yang menyebarkan video ini @duniapunyacerita mengatakan, awan hitam besar itu muncul di sekitar pantai Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur.

"Allahu Akbar.... tonton sampai abis. Kejadian 6/1/20 kisaran jam 5 sore, muncul awan hitam besar disertai angin kencang di pantai sekitaran Kenjeran Surabaya Jawa Timur. Video : sahabatsurga," tulis akun @duniapunyacerita dalam postingannya.

Hingga Rabu (8/1/2020), postingan ini telah mendapat respons suka lebih dari 13 ribu akun.

Baca juga: Fenomena Topi Awan Muncul di Gunung Lawu, Begini Cara Terbentuknya

Berikut unggahan akun tersebut:

Banyak warganet yang menduga bahwa awan hitam besar itu merupakan tanda akan datangnya musibah.

Hal ini pun ramai dibicarakan di Twitter. Salah seorang warganet menangkap foto awan hitam tersebut dan membagikannya di Twitter

Awan cumulonimbus

Menjawab asumsi masyarakat, Kompas.com menghubungi Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Agie Wandala.

"Itu dasar awan cumulonimbus," kata Agie, Rabu (8/1/2020).

Awan cumulonimbus adalah awan yang berbentuk seperti bunga kol yang berwarna abu-abu gelap.

Dihubungi terpisah, astronom amatir Marufin Sudibyo pernah menyampaikan bahwa awan cumulonimbus merupakan awan penyebab hujan lebat dan terkadang menimbulkan badai, baik dalam bentuk hailstorm (hujan es) maupun hujan badai.

Marufin menjelaskan, awan Cumulonimbus terbentuk dari gabungan awal cumulus (awan rendah yang nampak bergumpal-gumpal) dan awan nimbus (yang tergolong awan tinggi).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X