Kompas.com - 07/01/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi mobil melintas genangan saat banjir Jakarta awal tahun 2020 Dok. Otomotif GroupIlustrasi mobil melintas genangan saat banjir Jakarta awal tahun 2020

Sub-sistem sosial

Dalam paparannya, Galuh mengatakan adanya peningkatan resiliensi masyarakat.

"Adanya upaya perubahan perilaku masyarakat sehingga menghasilkan perilaku yang lebih ramah lingkungan," paparnya.

Sungai selalu dijadikan sebagai halaman belakang atau dijadikan hal yang tidak begitu dipedulikan oleh masyarakat.

Padahal menurut Galuh, seharusnya sungai dijadikan sebagai halaman depan atau menjadi hal yang diprioritaskan untuk dijaga dengan baik oleh semua elemen masyarakat.

Hal ini terbukti dari produksi sampah Jakarta yang mencapai 0,5 sampai 0,8 kilogram per orang per hari, sebagian besar memenuhi sungai yang dijadikan sebagai tempat sampah komunal masyarakat.

Ini justru berbalik dengan negara tetangga yaitu Malaysia dan Singapura yang bahkan menghasilkan lebih dari 1 kg per orang per hari, tetapi aliran sungai tidak dijadikan sebagai tempat sampah oleh masyarakatnya.

"Selain itu, okupasi sempadan sungai atau ruang kosong berupa ruang sejuk, ruang terbuka hijau ataupun ruang-ruang serapan air dan kontrol pengambilan air tanah, juga seharusnya perlu digalakkan lagi," kata Galuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Minimnya ruang terbuka hijau sebagai penyerapan air, serta pengambilan air tanah tanpa kontrol akan berpotensi menjadikan air di dalam tanah berkurang.

"Kalau air di dalam tanah berkurang, maka itulah juga membuat penurunan tanah terjadi," tegasnya.

Sub-sistem ekologi

Menurut Galuh, penurunan kualitas ekologi di Jabodetabek secara umum dapat dilihat dari terkonversinya lahan-lahan hijau menjadi ruang terbangun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.