Inilah 5 Peristiwa Penting Astronomi yang akan Terjadi Pada 2020

Kompas.com - 29/12/2019, 12:35 WIB
Ilustrasi asteroid Bennu dengan wahana antariksa OSIRIS-REx. NASAIlustrasi asteroid Bennu dengan wahana antariksa OSIRIS-REx.

Setelah siap, Starship akan menjadi kendaraan peluncuran paling kuat di dunia yang pernah dikembangkan, karena akan mampu mengangkut awak dan kargo ke orbit Bumi, Bulan dan Mars.

2. OSIRIS-REx NASA akan membawa sampel asteroid

Sejak singgah di asteroid Bennu pada 3 Desember 2018, pesawat ruang angkasa OSIRIS-REx milik NASA telah memetakan asteroid berbentuk aneh dan mempelajari emisi permukaannya yang tampak asing.

Namun, misi OSIRIS-REx tak berhenti di situ.

OSIRIS-Rex sedang bersiap untuk mendarat ke permukaan asteroid Bennu dan mengekstraksi sampel asteroid tersebut.

Jika semuanya berjalan dengan baik, OSIRIS-REx akan menjadi misi Amerika pertama yang mengumpulkan sampel dari asteroid dan membawanya kembali ke Bumi untuk dianalisis.

Setelah memilih empat lokasi kandidat di permukaan, NASA telah memilih zona bebas batu yang dijuluki Nightingale.

Pada awal 2020, OSIRIS-REx akan terbang di atas situs di ketinggian yang lebih rendah untuk mengambil foto beresolusi lebih tinggi. NASA memperkirakan wahana itu sampai di sana pada Juli 2020.

Selain mengambil foto beresolusi tinggi, OSIRIS-REx juga ditugaskan membawa pulang sampel asteroid Bennu seberat 60 gram  pada 2023 nanti.

3. Misi pengembalian sampel bulan pertama oleh China

Bersama wahana Chang'e 4, China berhasil menorehkan sejarah karena sukses menjelajahi sisi jauh bulan yang pertama.

Kini, China sedang bersiap meluncurkan misi berikutnya ke Bulan dengan misi Chang'e 5.

Misi Chang'e 5 dirancang untuk menyelidiki wilayah Oceanus Procellarum, wilayah luas di tepi Barat sisi dekat Bulan. 

Selain mengeksplorasi wilayah tersebut, Chang'e 5 juga ditugaskan membawa pulang dua kilogram regolith (bagian atas permukaan tanah yang telah mengalami pelapukan) di bulan berdebu, mungkin dari kedalaman sekitar dua meter.

Sampel tersebut akan dikembalikan ke Bumi untuk dianalisis.

Hal ini menjadi suatu prestasi yang Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA) belum pernah coba sebelumnya, dan ini akan menjadi misi pengembalian sampel pertama dari Bulan sejak misi Luna 24 Uni Soviet pada tahun 1974.

Halaman:


Sumber Gizmodo
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

Oh Begitu
Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Oh Begitu
9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

Oh Begitu
BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Fenomena
Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Oh Begitu
Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Oh Begitu
BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

Oh Begitu
BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

Oh Begitu
Cara Mudah Meningkatkan Metabolisme dan Menurunkan Berat Badan

Cara Mudah Meningkatkan Metabolisme dan Menurunkan Berat Badan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X