Indonesia Darurat Kesehatan, Menkes Keluarkan NAPHS

Kompas.com - 27/12/2019, 18:35 WIB
Menkes saat berkunjung ke ruang Radiologi RSUP NTB KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDMenkes saat berkunjung ke ruang Radiologi RSUP NTB

KOMPAS.com - Dalam lima dasawarsa terakhir, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia mengalami darurat kesehatan. 

Darurat kesehatan tersebut ditandai dengan penyebaran penyakit menular, kejadian yang disebabkan oleh radiasi nuklir, pencemaran biologis, pencemaran bahan kimia, bioterorisme dan makanan yang menimbulkan masalah kesehatan.

Untuk mencegah penyebaran penyakit yang meresahkan dunia tersebut, maka Kementerian Kesehatan RI bersama 24 Kementerian dan Lembaga menyusun Dokumen Rencana Aksi Nasional Ketahanan Kesehatan Indonesia tahun 2020-2024 atau National Action Plan for Health Security (NAPHS).

Baca juga: Wabah Hepatitis A di Depok, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K) RI, mengatakan bahwa Dokumen NAPHS memuat panduan bagi seluruh kementerian atau lembaga dalam meningkatkan kapasitas ketahanan kesehatan nasional.

“Dokumen ini bersifat sebagai living document dan merupakan perihal yang penting dan strategis untuk segera diimplementasikan serta menjadi acuan untuk menyusun kegiatan teknis di kementerian atau lembaga masing-masing,” kata Terawan di Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Penyusunan tersebut dimaksudkan mencegah penyakit menular berpotensi menyebar ke berbagai negara.

Hal itu dikarenakan Indonesia secara geografis terletak antara Benua Asia dan Australia, serta Samudera Hindia dan Pasifik dengan populasi lebih dari 250 juta jiwa.

Baca juga: Indonesia Potensial untuk Tujuan Wisata Kesehatan lewat Produksi Sel Punca

Seiring meningkatnya konektivitas dan saling ketergantungan antar negara, maka orang, barang, layanan, dan transportasi dapat dengan mudah berlalu lalang antar negara. Hal tersebut memungkinkan menjadi perantara penyebaran penyakit.

Hal utama yang ingin dicapai dari NAPHS ialah mendukung secara aktif upaya global dalam mencegah, mendeteksi dan meresponspotensi pandemi akibat agen biologi, kimia dan radio-nuklir.

Dalam pelaksanaannya nanti, akan diupayakan untuk memperkuat kapasitas nasional dalam mencegah, mendeteksi dan meresponsKedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKM-MD).

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Kegaduhan Pria Jepang Positif SARS Coronavirus Tipe 2, bukan Covid-19

Duduk Perkara Kegaduhan Pria Jepang Positif SARS Coronavirus Tipe 2, bukan Covid-19

Oh Begitu
Gonggong, Benda Langit Pertama yang Diberi Nama Dewa Orang Tionghoa

Gonggong, Benda Langit Pertama yang Diberi Nama Dewa Orang Tionghoa

Oh Begitu
Penuh Lele dan Nila, Ini Bukti Gurun Sahara Tak Setandus Sekarang

Penuh Lele dan Nila, Ini Bukti Gurun Sahara Tak Setandus Sekarang

Fenomena
Seorang Wanita di China Tularkan Virus Corona tanpa Gejala, Kok Bisa?

Seorang Wanita di China Tularkan Virus Corona tanpa Gejala, Kok Bisa?

Fenomena
Wabah Virus Corona, Perlukah Minum Suplemen untuk Mencegahnya?

Wabah Virus Corona, Perlukah Minum Suplemen untuk Mencegahnya?

Oh Begitu
Disebut Terinfeksi Covid-19, Indonesia Tolak Kapal World Dreams Bersandar

Disebut Terinfeksi Covid-19, Indonesia Tolak Kapal World Dreams Bersandar

Oh Begitu
Ini Kronologi Pria Jepang Positif SARS Coronavirus Tipe 2 dari Bali

Ini Kronologi Pria Jepang Positif SARS Coronavirus Tipe 2 dari Bali

Oh Begitu
Kemenkes: Pria Jepang yang Berlibur ke Bali Tidak Terinfeksi Covid-19

Kemenkes: Pria Jepang yang Berlibur ke Bali Tidak Terinfeksi Covid-19

Oh Begitu
Update Virus Corona 24 Februari: 2.696 Meninggal, 79.561 Terinfeksi

Update Virus Corona 24 Februari: 2.696 Meninggal, 79.561 Terinfeksi

Fenomena
Corona Wuhan Lumpuhkan Farmasi, Terawan Sebut Ini Peluang Indonesia

Corona Wuhan Lumpuhkan Farmasi, Terawan Sebut Ini Peluang Indonesia

Oh Begitu
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata Pengamat Sosial

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata Pengamat Sosial

Fenomena
Mitos atau Fakta, Makan Sebelum Berenang Bikin Tenggelam

Mitos atau Fakta, Makan Sebelum Berenang Bikin Tenggelam

Oh Begitu
Gempa Sintang Sabtu Malam, Bukti Kalimantan Tak Sepenuhnya Aman Lindu

Gempa Sintang Sabtu Malam, Bukti Kalimantan Tak Sepenuhnya Aman Lindu

Fenomena
Gempa Hari Ini: Bolaang Mongondow 2 Kali Diguncang Gempabumi

Gempa Hari Ini: Bolaang Mongondow 2 Kali Diguncang Gempabumi

Fenomena
Pohon Ini Sangat Beracun, Bahkan Jika Kita Berdiri di Bawahnya saat Hujan

Pohon Ini Sangat Beracun, Bahkan Jika Kita Berdiri di Bawahnya saat Hujan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X